Malam Hello Kitty Bersama Seringai dan Dead Squad

Share:
Arian, vokalis seringai sedang "membakar" panggung malam itu.
“Arian, vokalis Seringai sedang “membakar” panggung malam itu.”
Foto : Dokumen Ultimagz

 

Bila selama ini musik metal identik dengan hal-hal yang identik dengan mistis seperti tengkorak maka acara musik kali ini justru event ini malah berhubungan dengan Hello Kitty.  Event yang digelar di Borneo Beerhouse, Jakarta Selatan  pada  Kamis  (30/01/2014)  ini  menghadirkan Dead Squad, Pengantar Minum Racun, dan Seringai. Acara dibuka dengan penampilan dari Dead Squad. Mereka tampil membawakan lagu-lagu andalan seperti Manufaktur Replika Baptis, Sermon of Deciption  dan lagu baru Patriot Moral Prematur. Dead Squad  sukses memanaskan suasana, venue yang kecil tidak mempengaruhi pasukan kitty dan kitty militia untuk bermoshing ria. 

Penampilan  kedua diisi oleh Seringai. Mereka membuka penampilan dengan lagu Mengadili Persepsi (Bermain Tuhan).  Tidak seperti biasanya mereka membawakan lagu ini  sebagai lagu penutup. Di tengah penampilan Arian sang vokalis juga mengeluarkan lawakan sarkasme yang sukses mengocok perut penonton. Crowd  menjadi semakin liar kali ini penonton tidak hanya moshing saja namun mereka juga melakukan crowd surfing. 

Penampilan malam  itu  ditutup dengan  Orkes Moral Pengantar Minum Racun. Band bergenre dangdut ini sukses menghibur penonton.  Mereka memainkan hits Bintangku- Bintangmu dan Yang Penting Halal. Tidak hanya tampil membawakan lagu sendiri mereka juga mengcover lagu Posesif dari Naif dan Mengadili Persepsi dari Seringai. Bisa anda bayangkan dua lagu ini bila dibawakan dalam musik dangdut. Penonton asyik berjoget dengan dendangan lagu-lagu yang dimainkan Pengantar Minum Racun. 

Tidak hanya kemasan acara yang berbeda penampilan para personil band juga berbeda. Dead Squad tampil dengan dandanan satanis ala band black metal  dan Seringai tampil dengan kemeja pantai serta dandanan ala Hello Kitty. Berbeda dari penampilan mereka biasanya. Dibuka dengan band bergenre metal dan diakhiri dengan musik orkes dangdut. Walaupun waktu memulai sempat mundur dari yang direncanakan tetapi para pengisi acara sukses memuaskan dahaga para penonton.

[divider] [/divider] [toggle title=”Info Artikel”] Penulis: Arnoldus Kristianus
Editor : Eldo Christoffel R
[/toggle]