Philosophy Underground: Belajar Kenikmatan Minimalis a la Epikuros

Philosophy Underground
Romo Setyo menjelaskan arti "bahagia hedonis a la Epikuros" dalam acara Philosophy Underground pada Jumat (11/09/20) via Zoom. (ULTIMAGZ/Titus Chrisna. Y)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Komunitas Utan Kayu (KUK) kembali menyelenggarakan kelas Philosophy Underground dengan tema “Tujuh Jalan Bahagia” mulai Jumat (11/09/20). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, webinar ini juga diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom.

Pertemuan pertama menghadirkan Romo Agustinus Setyo Wibowo yang membahas topik “Bahagia Hedonis a la Epikuros”. Ajaran pertama filsuf Epikuros adalah bagaimana kebahagiaan mulai dari diri sendiri. Menurut Romo Setyo, ini cocok di tengah situasi dunia sekarang.

“Sisi baiknya akibat pandemi, akibat PSBB, seperti kata Epikuros, kita diajak ‘mengenali diri sendiri’,” ungkap Romo Setyo. Dalam keadaan pandemi mulai sadar bahwa kenikmatan berasal dari hal-hal yang sederhana, seperti makan makanan sehat meskipun tidak senikmat restoran.

Kenikmatan minimalis juga merupakan ajaran inti Epikuros soal hedonisme. Berbeda dengan versi klasik, filsuf yang lahir di Athena ini menerjemahkannya sebagai saat ketika seseorang tidak lagi ‘sakit’. Padahal, kesakitan ini kerap berasal dari harapan yang terlalu tinggi.

“Alam, tanpa kita duga sejak bulan Desember, Januari, menampakkan diri sebagai COVID,” tambah Pengajar Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara tersebut. Selain fokus pada diri sendiri, Epikuros juga mengajarkan bagaimana seseorang harus berdamai dengan alam yang sudah sedemikian rupa diatur. Jangan mengharapkan lebih atau kurang.

Epikuros yakin bahwa segala kenikmatan memiliki batas. Namun, begitu juga dengan penderitaan atau rasa sakit. Oleh karena itu, cara untuk mendapatkan kebahagiaan adalah berdamai dengan alam.

Penulis: Nadia Indrawinata

Editor: Xena Olivia

Foto: Titus Chris Yoga