Supergirl in Tech Bawa Terobosan Baru Atasi Gender Inequality

Supergirls in Tech merupakan program yang diselenggarakan oleh startupindonesia.co dan diinisiasi oleh founder serta CEO BUBU.com, Shinta Dhanurwardoyo. Program pelatihan ini diselenggarakan secara virtual pada Rabu (28/07/2021). (ULTIMAGZ/Melati Pramesthi)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.comAdanya emansipasi perempuan masih belum cukup melawan ketidaksetaraan gender. Melalui Supergirl in Tech, Startup Indonesia mengajak mahasiswi Indonesia untuk berinovasi melawan gender inequality.

Supergirl in Tech adalah program pelatihan selama empat bulan yang mengajak mahasiswi semester lima hingga delapan untuk mencari solusi dari masalah ketidaksetaraan gender. Penerapan solusi yang dihasilkan pun tidak jauh-jauh dari pemanfaatan teknologi.

“Saya selalu percaya bahwa perempuan memiliki kemampuan melakukan apapun yang kita inginkan dan dengan teknologi, tentunya, kita bisa menghasilkan kemungkinan dan kesempatan yang lebih banyak lagi,” ujar Ketua Supergirl in Tech Shinta Dhanuwardoyo pada onboarding call Supergirl in Tech, Rabu (28/07/2021).

Berfokus menangani empat masalah ketidaksetaraan gender, peserta akan ditantang untuk mencari solusi dari beragam permasalahan yang sering dialami para perempuan, mulai dari finansial, karier, minimnya akses terhadap pendidikan, hingga kesehatan dan keselamatan diri. Tiap isu akan ditangani oleh lima kelompok yang beranggotakan lima orang.

Program pelatihan ini juga bekerja sama dengan Skystar Ventures UMN dan Hacktiv8 untuk memberikan peluang maksimal kepada peserta. Skystar Ventures akan menyediakan kurikulum inkubasi, mulai dari topik webinar, mentor, hingga teknis pelaksanaan, sedangkan Hacktiv8 akan menyediakan akses edukasi IT development.

“Kami akan memberikan akses pendampingan mentor dan kami mau kalian (peserta) mengembangkan entrepreneurship skills yang nantinya memungkinkan kalian untuk membangun start-up sendiri,” lanjut Shinta.

Tim Skystar Ventures akan membimbing peserta mulai dari pengembangan ide, produk, hingga permasalahan bisnis. Nantinya, setiap kelompok akan melakukan evaluasi bulanan dari tugas yang sudah diberikan. Pasalnya, solusi yang digagas memiliki potensi untuk dijadikan start-up.

Pelatihan diperkirakan akan berakhir pada bulan November mendatang. Ultimates yang tertarik dengan program ini bisa mendapatkan informasi lebih lanjut melalui situs resmi Supergirl in Tech.

Penulis: Thefanny

Editor: Charlenne Kayla Roeslie

Foto: ULTIMAGZ/Melati Pramesthi