Novelis George R.R. Martin Khawatir Jelang “Game of Thrones” Musim Terakhir

(kiri dan kanan) David Benioff dan D.B. Weiss, kedua produser serial televisi "Game of Thrones" duduk bersama George R.R. Martin, penulis novel "A Song of Ice and Fire" yang diadaptasi menjadi serial televisi "Game of Thrones". (Foto: nme.com)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – George R.R. Martin, novelis A Song of Ice and Fire yang karyanya diangkat menjadi serial televisi Game of Thrones, mengatakan bahwa perasaannya kini campur aduk menjelang penayangan musim terakhir Game of Thrones, Senin (11/03/19). Kekhawatiran itu ia sebut muncul karena dirinya belum merampungkan serial novelnya dan kemungkinan akan didahului serial televisi Game of Thrones yang tayang April mendatang.

“Ini perjalanannya luar biasa. Saya berharap dapat menyelesaikan semua buku ini lebih cepat sehingga versi serial televisinya tidak mendahului saya. Saya tidak pernah dapat mengantisipasinya,” ujar Martin dalam sebuah wawancara kepada Entertainment Weekly.

Ia mengakui, dirinya belum selesai mengerjakan serial novel yang diadaptasi menjadi serial televisi tersebut selama delapan tahun terakhir. Bahkan dua buku terakhirnya, The Winds of Winter dan A Dream of Spring, hingga kini belum diketahui kapan akan terbit. 

“Ada banyak kekhawatiran buku akan merusak versi serial televisi dan untungnya hal itu tidak terjadi. Sekarang musim terakhir ada di depan mata dan tampaknya serial televisi bisa merusak buku yang belum terbit,” ujar Produser Game of Thrones David Benioff.

David menyebutkan bahwa cerita Game of Thrones antara serial televisi dan buku akan berbeda. Namun, David belum mau mengungkapkan apa perbedaan antara keduanya.

“Kami tidak akan memberi tahu pembaca tentang perbedaan (serial televisi dan buku) hingga buku itu keluar dan pembaca dapat membacanya seperti angin segar,” tuturnya. 

Meski demikian, kekhawatiran penulis tidak meredakan antusiasme penggemar terhadap serial dark fantasy tersebut. Trailer serial televisi Game of Thrones Season 8 memecahkan rekor HBO dengan ditonton sebanyak 81 juta kali dalam rentang waktu 24 jam sejak dirilis. Pemegang rekor sebelumnya adalah trailer GoT Season 7 yang ditonton sebanyak 61 juta kali juga dalam sehari sejak dirilis. 

Mengutip dari viva.com, musim terakhir Game of Thrones disebut akan mempunyai adegan peperangan terbesar dalam sejarah pertelevisan. Proses syuting peperangan tersebut memakan waktu hingga 11 minggu.

GoT Season 8 akan dirilis perdana pada 14 April 2019, melanjutkan cerita dari musim terakhirnya yang rampung pada Juli 2017. 

 

Penulis: Theresia Amadea

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: nme.com

Sumber: hot.detik.com, viva.co, express.co.uk, Entertainment Weekly