• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Wednesday, May 6, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Hiburan

“Fashion is Art”: Ketika Met Gala 2026 Gunakan Pakaian sebagai Kanvas

Aurelia Lisbeth by Aurelia Lisbeth
May 6, 2026
in Hiburan, Iptek, Mode
Reading Time: 3 mins read
Kode busana Met Gala 2026. (Vogue)

Kode busana Met Gala 2026. (Vogue)

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com — Sekitar 400 selebriti, desainer, dan tokoh budaya dunia hadir di Metropolitan Museum of Art’s Costume Institute, New York, Amerika Serikat (AS), pada Senin (04/05/2026) untuk menghadiri Met Gala 2026. Melalui tema ‘Costume Art’ dan kode busana ‘Fashion is Art’, ajang ini untuk pertama kalinya menempatkan pakaian secara resmi sejajar dengan lukisan dan patung dalam ruang museum. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tema kali ini secara tidak langsung memberikan pernyataan resmi bahwa fesyen adalah seni.

Tema ini tidak lahir dari imajinasi semata. Melansir npr.org, kode busana ‘Fashion is Art’ mengundang para tamu untuk mengekspresikan hubungan mereka dengan fesyen sebagai bentuk seni yang hidup dalam tubuh. Konsep ini juga sekaligus merayakan berbagai representasi busana dalam sepanjang sejarah seni. 

Baca juga: Malam Bersejarah Oscar 2026: Kemenangan Paul Thomas Anderson hingga Rekor Baru

Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan Andrew Bolton selaku kurator utama dari Met Gala 2026. Ia menyebutkan bahwa benang merah yang menghubungkan setiap departemen dan setiap galeri museum adalah fesyen.

“Apa yang menghubungkan setiap departemen kuratorial dan setiap galeri di museum adalah mode. Inilah benang merah yang menyatukan seluruh museum sekaligus menjadi gagasan awal dari pameran ini,” ujar Bolton, dilansir dari abcnews.com.

Di karpet merah, para tamu menerjemahkan tema ini dengan beragam cara. Venus Williams, atlet tenis asal Amerika, mengenakan gaun Swarovski yang terinspirasi dari potret dirinya karya Robert Pruitt, dilansir dari cnn.com. Potret ini tergantung di National Portrait Gallery.

Pakaian Venus Williams dalam Met Gala 2026 terinspirasi dari Karya Robert Pruitt. (Instagram/@venuswilliams)
Pakaian Venus Williams dalam Met Gala 2026 terinspirasi dari Karya Robert Pruitt. (Instagram/@venuswilliams)

Sementara itu, penyanyi asal Korea Selatan, Karina dari grup vokal aespa, turut membawa warisan budaya ke atas karpet merah untuk debut Met Gala-nya. Ia mengenakan gaun buatan khusus Prada yang tampilannya terinspirasi dari hanbok, pakaian tradisional Korea yang sudah ada sejak era Tiga Kerajaan, dilansir dari vogue.com. 

Karina dengan busana yang terinspirasi dari pakaian tradisional Korea buatan Prada. (Instagram/@prada)
Karina dengan busana yang terinspirasi dari pakaian tradisional Korea buatan Prada. (Instagram/@prada)

Baca juga: Onitsuka Tiger Kenalkan Sneakers dengan Kesan Feminin di Milan Fashion Week

Sementara itu, sejumlah wajah baru turut meramaikan karpet merah untuk pertama kalinya. Blue Ivy Carter, putri Beyoncé yang baru berusia 14 tahun, resmi memulai debut di Met Gala. Dirinya mendampingi sang ibu yang baru kembali setelah absen satu dekade. Aktris Sarah Pidgeon juga melakukan debut Met Gala usai namanya melejit karena peran Carolyn Bessette Kennedy dalam serial Love Story karya Ryan Murphy. Bintang Stranger Things, Finn Wolfhard, pun turut hadir untuk pertama kalinya, dilansir dari teenvogue.com

Tak hanya soal estetika mode, Met Gala 2026 juga mencetak rekor baru. Melansir cnn.com, acara ini berhasil menggalang dana sebesar 42 juta dolar AS, melampaui rekor tahun lalu sebesar 31 juta dolar AS. Dana tersebut seluruhnya dialokasikan untuk mendukung operasional Costume Institute, lembaga yang menjaga lebih dari 33.000 koleksi pakaian bersejarah dari tujuh abad terakhir. Untuk pertama kali dalam sejarahnya, lembaga ini menempati galeri permanen baru di Condé M. Nast Galleries dengan luas hampir 12.000 kaki persegi. 

 

 

Penulis: Aurelia Lisbeth

Editor: Celine Valleri

Foto: Instagram/@prada, Instagram/@venuswilliams, Vogue

Sumber: abcnews.com, cnn.com, npr.org, teenvogue.com, vogue.com

Tags: beyonceBlue Ivy CarterCostume ArtdebutdesainerfashionFashion is ArtfesyenFinn Wolfhardhanbokk-popKarinakarpet merahmet galaMet Gala 2026Metropolitan Museum of Artnew yorkPradaSarah PidgeonSeniVenus Williams
Aurelia Lisbeth

Aurelia Lisbeth

Related Posts

Sampul album REALITY AWAITS, The Strokes (Instagram.com/@thestrokes)
Hiburan

The Strokes Siap Rilis REALITY AWAITS, Album Baru Setelah Setengah Dekade

May 5, 2026
Suisei (kiri) dan Kirohta (kanan). (Instagram/@anti_nrml)
Hiburan

#KLABMUSIK: Reinterpretasi dari Embalase Love Song

May 4, 2026
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Jumat (01/05/2026). [foto id="384"]
Event

Prabowo Hadiri May Day di Monas: Tekankan Hak-Hak Buruh

May 2, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen + 2 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021