Desainer Kenamaan Karl Lagerfeld Tutup Usia

Karl Lagerfeld tutup usia akibat sakit pada usia 85 tahun, Selasa (19/02/19).(Foto: wwd.com)
Share:

Why should I stop working? If I do, I’ll die and it’ll be all finished. –  Karl Lagerfeld

PARIS, ULTIMAGZ.com – Desainer sekaligus direktur kreatif rumah mode Chanel dan Fendi Karl Lagerfeld meninggal dunia akibat sakit pada usia 85 tahun, Selasa (19/02/19) pagi waktu setempat. Kabar ini diumumkan melalui akun Instagram resmi rumah mode tersebut.

“Berkat kreativitasnya yang jenius, kebaikan dan intuisi yang luar biasa, Karl Lagerfeld melampaui zaman dan punya kontribusi yang besar untuk kesuksesan Chanel di dunia. Hari ini saya tak hanya kehilangan teman, tapi juga kehilangan sosok kreatif yang luar biasa yang pernah saya berikan carte blache (kepercayaan seumur hidup dan kekuasaan tak terbatas) di awal 1980-an untuk mengubah brand ini,” ujar CEO Chanel Alain Wetheimer dalam unggahan tersebut.

View this post on Instagram

It is with deep sadness that the House of CHANEL announces the passing of Karl Lagerfeld, the Creative Director for the CHANEL Fashion House since 1983. An extraordinary creative individual, Karl Lagerfeld reinvented the brand’s codes created by Gabrielle Chanel: the CHANEL jacket and suit, the little black dress, the precious tweeds, the two-tone shoes, the quilted handbags, the pearls and costume jewelry. Regarding Gabrielle Chanel, he said, “My job is not to do what she did, but what she would have done. The good thing about Chanel is it is an idea you can adapt to many things.” A prolific creative mind with endless imagination, Karl Lagerfeld explored many artistic horizons, including photography and short films. The House of CHANEL benefited from his talent for all the branding campaigns related to Fashion since 1987. Finally, one cannot refer to Karl Lagerfeld without mentioning his innate sense of repartee and self-mockery. Alain Wertheimer, CEO of CHANEL, said: “Thanks to his creative genius, generosity and exceptional intuition, Karl Lagerfeld was ahead of his time, which widely contributed to the House of CHANEL’s success throughout the world. Today, not only have I lost a friend, but we have all lost an extraordinary creative mind to whom I gave carte blanche in the early 1980s to reinvent the brand.” Bruno Pavlovsky, President of Fashion at CHANEL, said: “Fashion show after fashion show, collection after collection, Karl Lagerfeld left his mark on the legend of Gabrielle Chanel and the history of the House of CHANEL. He steadfastly promoted the talent and expertise of CHANEL’s ateliers and Métiers d’Art, allowing this exceptional know-how to shine throughout the world. The greatest tribute we can pay today is to continue to follow the path he traced by – to quote Karl – ‘continuing to embrace the present and invent the future’.” Virginie Viard, Director of CHANEL’s Fashion Creation Studio and Karl Lagerfeld’s closest collaborator for more than 30 years, has been entrusted by Alain Wertheimer with the creative work for the collections, so that the legacy of Gabrielle Chanel and Karl Lagerfeld can live on.

A post shared by CHANEL (@chanelofficial) on

Dilansir dari WWD, Lagerfeld masih bekerja keras sebelum meninggal. Ia bahkan sempat memberi arahan kepada timnya terkait koleksi terbaru Fendi yang akan diluncurkan Kamis (21/02/19) di Milan. Rumor tentang memburuknya kesehatan Lagerfeld beredar sejak ia melewatkan pertunjukan koleksi spring/summer Chanel di Paris Haute Couture bulan lalu. Namun, tim Chanel mengatakan bahwa ia hanya kelelahan.

Dikenal sebagai salah satu desainer paling berpengaruh abad 20, pria kelahiran Jerman ini berhasil membangkitkan Chanel dari keterpurukan sejak ditunjuk sebagai direktur eksekutif pada 1983. Saat itu, Chanel sedang mengalami kemunduran signifikan karena dinilai tidak mengikuti perkembangan zaman. Lagerfeld datang membawa kesegaran dengan desain-desainnya yang modern.

“Ya, Coco Chanel mungkin akan terkejut dengan banyak hal yang saya lakukan. Namun, saya tetap harus melakukannya untuk menjaga label ini tetap sesuai zaman. Tanpa itu, Chanel tak akan jadi modern,” tutur Lagerfeld kepada Harper’s Bazaar pada 2013 lalu.

Pasca kematian Lagerfeld, tongkat estafet direktur kreatif Chanel kini dipegang oleh Virginie Viard. Ia merupakan mantan direktur studio kreatif Chanel sekaligus kolaborator terdekat Lagerfeld selama lebih dari 30 tahun.

Meninggalnya Lagerfeld membawa duka mendalam bagi pecinta dan pegiat mode. Beberapa tokoh kenamaan yang pernah bekerja bersamanya menyampaikan belasungkawa lewat akun media sosial mereka, seperti Victoria Beckham, Donatella Versace, dan pemimpin redaksi majalah Vogue Anna Wintour.

“Karl brilian. Ia hebat, lucu, murah hati melampaui batas, dan sangat ramah. Saya akan sangat merindukannya,” ungkap Wintour dikutip dari cnn.com.

 

Penulis: Charlenne Kayla Roeslie

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: wwd.com

Sumber: wwd.com, harpersbazaar.com, bbc.com, cnn.com, independent.com