Perbedaan Preferensi Personil HIVI! dalam “CERITERA”

HIVI! bersama Tohpati melakukan konferensi pers dalam acara "Pesta Ceritera" di M Bloc Space, Jakarta Selatan pada Jumat (15/11/19). (ULTIMAGZ/Azhar Dwi Arinata)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Grup musik HIVI! baru saja merilis album ketiganya bertajuk “CERITERA” pada Rabu (13/11/19). Terdiri dari sembilan lagu, keempat personil HIVI! memiliki preferensi beragam perihal lagu favorit dalam album tersebut.

Vokalis Ilham Aditama memilih Bumi dan Bulan sebagai lagu favorit. Menurutnya, proses pembuatan video klip lagu tersebut sangat menantang, yang mana ia harus beradu akting dengan vokalis Neida Aleida. Pun, lagu ini juga merupakan kali pertama HIVI! membuat video klip dengan konsep cerita.

“Kalau boleh jujur, gue take lagu itu nangis. Ada kali gue nangis lima menit,” tambah lham dalam konferensi pers perilisan album “CERITERA” di M Bloc Space. “Instrumennya aja udah sedih tanpa dengerin liriknya.”

Gitaris Febrian Nindyo memilih Jatuh Bangkit Kembali dan Satu-Satunya sebagai dua lagu favoritnya. Kedua lagu itu dibuat di Palu beberapa bulan setelah bencana gempa dan tsunami pada September 2018 silam dan ia mengaku mengalami pengalaman spiritual ketika bisa menghibur para korban bencana.

“Yang kedua, Satu-Satunya. Itu hadiah pertama gue untuk istri gue sebagai seorang suami,” ujar Febrian.

Di sisi lain, Neida memilih Patung Batu karena lagu tersebut dirasa paling merepresentasikan selera musik pribadinya. Sementara itu, pilihan lagu milik gitaris Ezra Mandira jatuh kepada Bahagia. Baginya, lagu itu benar-benar memancarkan kebahagiaan kepada pendengarnya.

Lebih banyak mengangkat tema selain cinta, aransemen lagu-lagu dalam album yang diproduseri oleh Tohpati tersebut dipengaruhi oleh musik Indonesia di era 1970 hingga 1980-an. Mengenai hal tersebut, HIVI! ingin membuktikan bahwa musik zaman dulu tidak kalah apik dengan musik zaman sekarang. Dengan mengusung genre musik yang populer, grup musik yang dibentuk pada 2009 ini yakin bahwa musiknya tetap bisa dinikmati oleh semua kalangan usia.

“CERITERA” dipilih HIVI! sebagai judul album ketiganya karena keterkaitan yang dimilikinya dengan makna judul dua album sebelumnya, yakni Say Hi! To HiVi! dan Kereta Kencan. Album pertama merupakan proses HIVI! menyapa dan berkenalan dengan para pendengar musik, sedangkan album kedua merupakan “kencan” antara HIVI! dengan mereka lebih jauh lagi. 

“Setelah kencan, tidak ada cara lain untuk lebih dekat lagi selain dengan bercerita,” ungkap Febrian. 

Kesembilan lagu dalam “CERITERA” telah dapat Ultimates nikmati melalui berbagai layanan musik digital, seperti Spotify, JOOX, dan YouTube Music.

Penulis: Maria Helen Oktavia

Editor: Audrie Safira Maulana

Foto: Azhar Dwi Arinata