SERPONG, ULTIMAGZ.com – Konser “The Eras Tour” Taylor Swift secara resmi berakhir pada Minggu (08/12/24) di Vancouver, British Columbia. Konser ini dimulai di Glendale, Arizona pertama kali pada Jumat (17/03/23).
Melansir rollingstone.com, Taylor telah menjalani 149 pertunjukan selama hampir dua tahun, dengan durasi tampil selama lebih dari 520 jam. Ia juga membawakan hampir 50 lagu dan meluncurkan tiga album, termasuk dua album rekaman ulang serta satu album besar dengan 31 lagu.
Baca juga: Pestapora 2024 Hadirkan Ragam Kolaborasi Musisi Tanah Air
Lebih dari 10 juta orang dari seluruh dunia hadir dalam “The Eras Tour.” Keuntungan fantastis dari tiket konser yang mencapai $2,077 miliar pun turut menjadi pencapaian luar biasa. Hal itu juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal di berbagai kota yang ia kunjungi.
Berbeda dengan konser “The Eras Tour” di negara lainnya, Taylor memberikan kesempatan bagi para penggemarnya untuk membeli tiket konser di Kanada seharga $15. Kursi-kursi yang dibanderol dengan harga murah tersebut merupakan kursi no-view dan terletak sepenuhnya di belakang panggung.
Tiket tersebut pun habis terjual dalam hitungan detik dan muncul di pasar sekunder dengan harga sepuluh kali lipat lebih tinggi, melansir nytimes.com. Akan tetapi, banyak penggemar Taylor yang tetap datang ke konser terakhir “The Eras Tour” untuk bernyanyi dan menari bersama di luar arena walaupun tidak mendapatkan tiket.
Sebelum menyanyikan lagu terakhirnya berjudul “Karma”, Taylor menyampaikan apresiasinya kepada para para penggemarnya, Swifties. Menurut Taylor, Swifties telah menjadikan Eras Tour sebagai pengalaman yang ia sebut sebagai “yang paling mendebarkan, penuh kekuatan, menggetarkan, intens, dan paling menantang” dalam hidupnya.
Penyanyi yang berasal dari Amerika Serikat (AS) ini juga berhasil memukau para penggemarnya saat penampilan piano terakhirnya dengan membawakan lagu “Long Live.” Lagu tersebut sering disebut-sebut sebagai lagu yang ia dedikasikan untuk para Swifties.
Ketika melantunkan “Long Live”, Taylor memodifikasi liriknya dari “It was the end of a decade, but the start of an age” menjadi “It was the end of an era, but the start of an age.” Lagu tersebut juga ia padukan dengan dua lagu lainnya yaitu “New Year’s Day” dan “The Manuscript.”
Baca juga: Fanmeeting sampai Konser Tur Asia, Baekhyun EXO Terus Produktif
“Vancouver, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada setiap dari kalian karena telah menjadi bagian dari babak paling mendebarkan dalam hidup saya sejauh ini, tur tercinta saya, ‘The Eras Tour’,” tutup Taylor.
Sebelum meninggalkan panggung, Taylor bersama para penarinya memberikan penghormatan terakhir kepada Swifties. Mereka pun saling berpelukan merayakan perjalanan panjang yang telah mereka lalui bersama selama “The Eras Tour.”
Penulis: Jessica Kannitha
Editor: Josephine Arella
Foto: lifeandstylemag.com
Sumber: nytimes.com, rollingstone.com, bbc.com, cnn.com, usatoday.com, parade.com
Excellent read, I just passed this onto a colleague who was doing some research on that. And he actually bought me lunch since I found it for him smile Thus let me rephrase that: Thanks for lunch! “The guy with the biggest stomach will be the first to take off his shirt at a baseball game.” by Glenn Dickey.
whoah this blog is fantastic i love reading your articles. Keep up the great paintings! You understand, lots of persons are looking round for this information, you could aid them greatly.
My brother suggested I would possibly like this web site. He used to be entirely right. This submit truly made my day. You cann’t consider simply how much time I had spent for this information! Thanks!
I like what you guys are up too. Such intelligent work and reporting! Keep up the superb works guys I have incorporated you guys to my blogroll. I think it will improve the value of my web site 🙂