Stasiun Radio Berhenti Putar Lagu Michael Jackson Akibat “Leaving Neverland”

Stasiun radio di Australia, Kanada, dan Selandia Baru memboikot lagu-lagu milik King of Pop Michael Jackson. (Foto: Getty Images)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Sejumlah stasiun radio di Australia, Kanada, dan Selandia Baru berhenti memutarkan lagu-lagu King of Pop Michael Jackson (MJ) setelah film dokumenter berjudul Leaving Neverland dirilis ke publik. Film tersebut berisi kesaksian dua korban yang mengaku telah menerima pelecehan seksual dari mediang MJ semasa mereka kecil.

Sebelumnya, film dokumenter produksi stasiun televisi kabel HBO tersebut menyita perhatian dunia sejak pertama kali dirilis di Festival Film Sundance 2019 yang berlangsung di Utah, Amerika Serikat (AS). Film dokumenter besutan Dan Reed ini juga mendapat kecaman dari pihak keluarga dan penggemar karena memunculkan kembali tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan oleh mendiang MJ kepada Wade Robson dan James Safechuck sewaktu mereka berumur 7 dan 10 tahun.

Menanggapi film dokumenter tersebut, stasiun radio Nova Entertainment yang bermarkas di Sydney, Australia memutuskan untuk berhenti mumutarkan lagu-lagu King of Pop per Kamis (07/03/19) waktu setempat. Sedangkan, radio terbesar kedua di Australia ARN baru akan mengambil tindakan setelah mengamati situasi yang ada.

“Menindaklanjuti kejadian yang sedang terjadi, SmoothFM menghentikan sementara pemutaran lagu-lagu Michael Jackson,” kata Program Direktur Nova Enternainment Paul Jackson seperti dilansir cnnindonesia.com.

Selain di benua Australia, boikot lagu mendiang MJ juga terjadi di Kanada. Stasiun radio Cogeco yang memiliki 23 jaringan radio juga turut memboikot lagu-lagu MJ setelah film dokumenter berdurasi empat jam ini tayang.

“Kami memperhatikan komentar para pendengar kami, dan film dokumenter yang dirilis pada Minggu malam menciptakan reaksi,” ujar juru bicara Cogeco Christine Dicaire.

“Kami lebih suka mengamati situasinya dengan menghapus lagu dari stasiun kami, untuk saat ini,” lanjutnya.

Tak berhenti sampai di situ, boikot lagu-lagu mendiang MJ ini juga berlanjut ke Selandia Baru. Stasiun radio komersil MediaWorks dan NZME, serta radio nasional Radio New Zealand turut menghentikan pemutaran lagu-lagu MJ.

“Michael Jackson saat ini tidak ada dalam daftar putar di stasiun radio MediaWorks mana pun. Ini mencerminkan pendengar kami dan sikap mereka. Tugas kami untuk memastikan stasiun radio kami memutar musik yang ingin didengar orang,” ungkap Direktur Konten MediaWorks Group Leon Wratt seperti dilansir sindonews.com.

Sayangnya, sejumlah stasiun radio di atas tidak mengungkapkan sampai kapan boikot terhadap lagu-lagu mendiang MJ tersebut berlangsung.

Film dokumenter Leaving Neverland sendiri tayang di AS melalui saluran televisi kabel HBO serta di Britania Raya melalui saluran televisi Channel 4. Akibat penayangan film dokumenter ini, HBO dituntut sebesar Rp1,4 triliun oleh pihak mendiang MJ karena dianggap telah melanggar perjanjian non-disparagement (tidak meremehkan) tahun 1992.

 

Penulis: Galuh Putri Riyanto

Editor: Nabila Ulfa Jayanti

Foto: Getty Images

Sumber: cnnindonesia.com, kompas.com, sindonews.com, billboard.com