Galeri Nasional Indonesia, Wajah Baru Museum Modern Tanah Air

Salah satu sudut Galeri Nasional Indonesia yang terletak di Gambir, Jakarta Pusat. Museum dan pusat seni rupa ini tidak berbayar dan bisa menjadi alternatif rekreasi di Ibu Kota. (ULTIMAGZ/Andi Annisa Ivana Putri)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com Pusat perbelanjaan yang luas dan mewah dapat memancing minat pengunjung untuk melepas penat. Namun, rekreasi di pusat perbelanjaan tidak selamanya menarik. Untuk itu, diperlukan bentuk vakansi lain yang jarang dilakukan seperti mengunjungi galeri. Salah satu lokasi yang bisa menjadi alternatif liburan ialah Galeri Nasional Indonesia.

Terletak di Jalan Medan Merdeka Timur No. 14, Gambir, Jakarta Pusat, Galeri Nasional Indonesia merupakan lembaga museum dan pusat kegiatan seni rupa. Selain menyediakan pameran dalam bentuk lukisan, patung, kriya, foto, instalasi, dan seni media baru, tempat ini juga menyediakan ruang seminar, laboratorium, dan perpustakaan.

Tidak seperti lumrahnya museum yang menjemukan, Galeri Nasional Indonesia menampilkan rangkaian pameran yang dikemas dengan amat estetik. Hal ini memunculkan sudut-sudut galeri yang ‘instagramable’ sehingga mengundang pengunjung untuk berfoto.

Pameran di Galeri Nasional Indonesia terdiri dari pameran tetap, pameran temporer, dan pameran keliling. Pameran tetap berlokasi di Gedung B komplek wilayah Galeri Nasional Indonesia. Sementara itu, pameran temporer dan pameran keliling hanya diselenggarakan pada periode-periode tertentu.

Pameran tetap memiliki dua bagian utama yaitu seni rupa Indonesia dan internasional. Kedua bentuk seni rupa tersebut terletak dalam bilik galeri berbeda. Galeri 1 menampilkan koleksi internasional, karya pelukis tersohor Raden Saleh Sjarif Bustaman, Mooi Indie, dan Persagi. Selain itu, penempatan lukisan dibagi berdasarkan waktu lahirnya karya tersebut. Penempatan yang runut ini membuat pengunjung dapat merasakan evolusi karya seni dari waktu ke waktu yang tentu memiliki karakteristik yang berbeda.

Salah satu hasil seni yang dipamerkan di Galeri 1. (ULTIMAGZ/Andi Annisa Ivana Putri)
Rupa dinding sebelum memasuki Galeri 2. (ULTIMAGZ/Andi Annisa Ivana Putri)

Galeri 2 memfokuskan pada gerakan seni rupa baru dan seni rupa kontemporer Indonesia. Wilayah ini lebih kecil dibanding Galeri 1.

Instalasi seni yang memuat patung “The Doo Ram Ram” (tengah) karya Altje Ully Pandjaitan. (ULTIMAGZ/Andi Annisa Ivana Putri)

Lokasi Galeri Nasional Indonesia cukup strategis karena dekat dengan Monumen Nasional, Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, dan Istana Negara. Untuk mencapai Galeri Nasional Indonesia, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi, trasportasi daring, commuter line warna biru dan turun di Stasiun Juanda, atau Transjakarta lalu turun di Halte Monas. Galeri ini buka pada hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 9 pagi hingga 4 sore. Untuk dapat menikmati Galeri Nasional Indonesia, pengunjung tidak dipungut biaya masuk alias gratis.

 

Penulis: Andi Annisa Ivana Putri

Editor: Anindya Wahyu Paramita

Foto: Andi Annisa Ivana Putri