SERPONG, ULTIMAGZ.com – Sebagai mahasiswa, mengonsumsi kopi atau tidur siang menjadi andalan untuk melawan rasa kantuk. Namun, tahukah Ultimates bahwa keduanya dapat dikombinasikan untuk hasil yang lebih efektif? Hal ini disebut sebagai coffee nap.
Melansir glints.com, coffee nap merupakan sebuah tidur singkat yang dilakukan setelah meminum secangkir kopi. Cara kerja coffee nap cukup menarik. Rasa kantuk yang muncul umumnya disebabkan oleh penumpukan zat kimia bernama adenosin di otak. Ketika tidur, kadar adenosin akan berkurang sehingga tubuh terasa lebih segar setelah bangun. Di sisi lain, kafeina dalam kopi bekerja dengan cara memblokir reseptor adenosin sehingga mencegah rasa kantuk.
Baca juga: Sakit Perut Akibat Kopi? Ini Alasannya
Dengan kata lain, tidur dapat meningkatkan efek kopi dengan membuat lebih banyak reseptor kafein di otak tersedia. Melansir healthline.com, hal inilah yang membuat coffee nap mampu meningkatkan energi lebih efektif dibandingkan hanya minum kopi atau hanya tidur saja.
Meskipun kopi dapat membuat susah tidur, kafeina memerlukan beberapa waktu untuk bekerja. Oleh karena itu, hal terpenting agar coffee nap berfungsi secara efektif adalah waktu. Pertama-tama, coffee nap lebih baik dilakukan siang hari, atau paling lambat enam jam sebelum waktu tidur di malam hari. Siapkanlah kopi kesukaan yang ingin diminum. Takaran kopi juga merupakan faktor penting. Melansir sleepfoundation.org, 150-250 miligram kopi merupakan takaran yang tepat untuk coffee nap. Jika kurang, tentu akan tidak efektif. Minumlah kopi dengan cepat agar efek kafeina belum sempat terasa.
Baca juga: Matcha vs Kopi: Dua Kafein Bikin Semangat, Mana yang Lebih Baik ?
Setelah itu, tidurlah selama 10–20 menit, karena durasi ini sesuai dengan waktu yang dibutuhkan kafein untuk mulai aktif di tubuh. Tidur terlalu lama dapat menyebabkan sleep inertia, yaitu kondisi ketika tubuh terasa lemas, linglung, dan sulit fokus setelah bangun.
Meskipun bisa menjadi cara cepat untuk mengembalikan energi, coffee nap bukanlah pengganti tidur malam yang cukup. Cara terbaik untuk tetap berenergi sepanjang hari tentu tetap berasal dari pola istirahat yang teratur dan berkualitas. Namun, ketika jadwal padat membuat waktu istirahat terbatas, coffee nap bisa menjadi solusi praktis untuk mengembalikan fokus dan kewaspadaan dalam waktu singkat. Apakah Ultimates berminat dalam mencoba coffee nap?
Penulis: Belva Putri Paramitha
Editor: Kezia Laurencia
Foto: Jason Vilanueva/pexels.com
Sumber: glints.com, healthline.com, sleepfoundation.org




