Mengenal Buah Langka Jamblang Sebagai Pencegah Kanker

Berdasarkan penelitian, buah jamblang atau juwet dapat dijadikan sebagai pencegah kanker. (Foto: 123rf.com)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com–Buah jamblang (Syzygium cumini) merupakan salah satu tanaman yang telah langka di Indonesia. Bukan hanya langka di perkotaan seperti Jakarta, buah jamblang pun sulit ditemukan di daerah-daerah perkebunan. Menurut penelitian, buah yang sekilas mirip dengan anggur ini berpotensi mencegah kanker.

Buah jamblang sekilas tampak seperti anggur, berbentuk lonjong dan berwarna ungu. Perbedaannya adalah jamblang berbuah di pohon besar. Rasanya yang sepat berpadu dengan sedikit manis jika sudah matang. Adapun biji besar yang berada di tengah buah.

Walaupun ukurannya kecil, khasiat yang besar terkandung di dalam buah jamblang. Hal ini dikarenakan terdapat banyak senyawa yang memiliki aktivitas anti-oksidan di dalam buah jamblang. Senyawa yang dimaksud adalah flavonoid, tanin, antosianin, karotenoid, dan fenolik.

Menurut hasil studi Banani De, flavonoid memiliki kandungan anti-kanker. Aktivitas anti-oksidan yang tinggi dalam buah jamblang mampu membantu mencegah kanker. Selain itu, radikal bebas yang biasanya merupakan penyebab penyakit ini dapat dicegah dengan ekstrak buah jamblang dengan penghambatan radiasi.

Selain kanker, jamblang juga dapat mengatasi diabetes. Kali ini, giliran biji jamblang yang memegang peranan penting karena beberapa penelitian mengatakan dalam 24 jam, gula darah dapat turun tanpa adanya efek samping. Penelitian lain menyebutkan, biji jamblang dapat menurunkan kadar gula darah hingga 30%. Cara mengonsumsinya adalah dengan menumbuk tiga biji jamblang hingga halus dan dicampurkan dengan tiga gelas air. Kemudian, didihkan dan uapkan hingga tersisa satu gelas cairan. Cairan ini dapat diminum dua kali sehari.

 

Buah yang juga dikenal dengan nama ‘juwet’ ini dapat dimakan langsung, tetapi jangan terkejut dengan rasa sepatnya. Selain dimakan langsung, alternatif lain adalah mengonsumsinya sebagai jus. Yang perlu diperhatikan, hati-hati dengan bijinya yang cukup besar agar tidak merusak pisau blender.

Sekarang ini jamblang memang sudah sulit untuk dicari. Penanamannya pun membutuhkan waktu lima tahun untuk berbuah. Namun, beberapa toko daring dan e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia juga menjual buah jamblang.

Penulis: Maytiska Omar

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: 123rf.com

Sumber: merdeka.com, jateng.tribunnews.com, idntimes.com