Perihal Jenis Diet dan Tubuh Ideal, Tiap Orang Berbeda

Illustrasi perihal jenis diet dan tubuh ideal.
Illustrasi perihal jenis diet dan tubuh ideal. (ULTIMAGZ/Kevin Oei Jaya)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Banyak orang ingin memiliki berat badan dan bentuk tubuh yang ideal, khususnya remaja dan dewasa muda (14-25 tahun). Demi mendapatkan itu biasanya mereka melakukan diet. Namun, seperti apa jenis diet yang cocok dan sesuai bagi remaja dan dewasa muda?

Saat ini, ada beberapa jenis diet yang cukup populer di kalangan masyarakat, seperti diet keto, diet golongan darah, diet OCD, dan diet gizi seimbang, serta diet pantangan makan. Penjelasan singkatnya adalah seperti berikut.

  1. Diet Keto

Diet ketogenik atau diet keto merupakan diet yang dilakukan dengan cara pengurangan konsumsi karbohidrat dan meningkatkan konsumsi lemak. Hal itu bertujuan agar tubuh dapat mencapai kondisi ketosis, di mana tubuh akan membakar lemak sebagai sumber energi utama, dilansir dari alodokter.com.

  1. Diet Golongan Darah

Melansir kompas.com, diet golongan darah digagas oleh seorang dokter naturophatic Peter D’Adamo, penulis buku “Eat Right for Your Type” (makan tepat berdasarkan tipe golongan darah). Singkatnya, teori D’Adamo mengasumsikan golongan darah sebagai faktor genetis yang memiliki pengaruh terhadap banyak proses dan area dalam tubuh.

  1. Diet OCD

Diet OCD (Obsessive Corbuzier’s Diet)  atau intermittent fasting merupakan diet dengan sistem jendela makan yang beragam, seperti selama delapan jam, enam jam, hingga empat jam. Dalam waktu tersebut, pelaku diet diperbolehkan makan sesuka hati dengan batas tertentu.

  1. Diet Gizi Seimbang

Melansir linisehat.com, diet gizi seimbang berarti mengonsumsi lima jenis makanan dan ditambah dengan membiasakan aktivitas fisik, hidup bersih, serta memantau status gizi dan kesehatan. Dengan kata lain, diet ini merupakan diet yang menyeimbangkan empat sehat lima sempurna, ditambah dengan air putih dan olahraga yang teratur.

Menurut ahli gizi Vici Nur Aurelia, S. Tr. Gz., berbagai informasi soal jenis diet yang beredar di internet belum tentu sesuai dengan metabolisme orang yang ingin mengikuti diet tersebut.

“Diet adalah pengaturan pola makan, bukan berarti ingin turun berat badan harus diet, enggak. Diet yang bagus itu tujuan dietnya apa? Misalnya, turunin berat badan, gula darah, kolestrol, dan lain-lain. Karena, setiap diet pun fungsinya beda-beda,” ujar Vici saat diwawancarai ULTIMAGZ, Sabtu (26/09/2020).

Pada 2017 lalu, Kementerian Kesehatan mengeluarkan kampanye bernama “Isi Piringku” yang menginformasikan soal acuan sajian sekali makan sebagai Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) yang sebelumnya telah dikeluarkan pada tahun 1995 (4 Sehat 5 Sempurna).

Yuk, terapkan konsep "Isi Piringku" dalam kehidupan sehari-hari. -  Direktorat P2PTM
Kampanye Kementerian Kesehatan Republik Indonesia “Isi Piringku”. (Sumber: www.p2ptm.kemkes.go.id)

 

Dalam panduan tersebut, dijelaskan bahwa seseorang membutuhkan empat golongan jenis makanan, seperti makanan pokok bersumber karbohidrat, lauk pauk (hewani dan nabati), sayur, dan buah-buahan. Setiap makan, seseorang harus mengusahakan untuk memenuhi empat golongan makanan tersebut. Pasalnya, setiap gizi mempunyai nilai yang berbeda-beda dan gizi tersebut bisa dipenuhi dari empat golongan makanan ini.

Vici juga memberikan saran bagi Ultimates yang ingin menjaga tubuhnya tetap ideal.

“Seminggu olahraga 2-3 kali sudah cukup. Makanan juga diatur; tiga kali makan utama, dua kali selingan. Makannya bisa pakai panduan Kemenkes tadi,” jelas Vici.

“Makan juga diatur. Cari yang rendah gula, biskuit yang enggak terlalu manis, atau buah. Minum air putih, bisa melancarkan metabolisme. Jangan terlalu lama pengosongan lambung (sekitar 4-5 jam), karena bisa mengakibatkan makan berikutnya makin banyak,” pungkasnya.

 

Penulis: Xena Olivia

Editor: Abel Pramudya

Sumber: alodokter.com, kompas.com, linisehat.com, kesmas.kemkes.go.id, www.p2ptm.kemkes.go.id.