SERPONG, ULTIMAGZ.com – Manajemen waktu merupakan taktik krusial yang harus dikembangkan di tengah ritme hidup modern serba cepat. Mungkin banyak dari Ultimates merasa waktu bergerak jauh lebih cepat. Notifikasi tak henti, tugas menumpuk, dan tuntutan multitasking sering membuat hari terasa kurang dari cukup. Manajemen waktu menjadi semakin penting sebagai alat untuk mengurangi stres dan menjaga produktivitas, dilansir dari Kompas.com.
Namun, tidak semua strategi manajemen waktu cocok untuk tiap orang. Beberapa metode terasa kaku atau justru menambah beban. Oleh karena itu, penting untuk memilih cara yang realistis dan sesuai gaya hidup Ultimates.
Baca juga: Hari Bebas Kendaraan Bermotor: Sejarah dan Eksistensinya Hari Ini
Manajemen waktu bukan sekadar “melakukan lebih banyak hal dalam sehari”, melainkan tentang menyelaraskan prioritas dan menciptakan keseimbangan hidup. Dengan perencanaan waktu yang tepat, Ultimates dapat mengalokasikan waktu untuk pekerjaan, istirahat, keluarga, dan pengembangan diri, dilansir dari liputan6.com.
Di sisi lain, manajemen waktu yang buruk dapat menimbulkan dampak negatif besar seperti peningkatan stres, penurunan produktivitas, hingga perasaan kewalahan yang kronis. Menurut laporan American Institute of Stres, karyawan dengan manajemen waktu yang buruk dapat kehilangan hingga dua jam per hari karena distraksi dan perencanaan yang kurang baik, dilansir dari sos.co.id. Berikut strategi yang dapat Ultimates terapkan untuk manajemen waktu lebih efektif.
1. Terapkan aturan 2 menit untuk tugas kecil
Jika ada tugas yang bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari dua menit, lakukan segera. Ini bisa mengurangi tumpukan pekerjaan kecil yang menggerogoti waktu luang.
2. Batasi konsumsi digital secara sadar
Ketika Ultimates terlalu sering membuka media sosial, kerap banyak waktu yang terbuang sia-sia tanpa disadari. Manajemen waktu khusus untuk jeda digital bisa membantu mempertahankan fokus dan menghindari pemakaian lebih. Dengan kontrol waktu, Ultimates jadi punya ruang lebih banyak untuk tugas penting dan istirahat berkualitas.
3. Coba time blocking meski versi ringan
Time blocking artinya menetapkan blok waktu spesifik untuk aktivitas tertentu, misalnya 30 menit fokus kerja, lalu 10 menit istirahat. Teknik ini membantu menciptakan struktur harian, mengurangi perasaan “terombang-ambing” di antara banyaknya tugas.
Baca juga: Mengapa Niacinamide Jadi Primadonna di Dunia Kecantikan?
4. Mulai hari dengan small wins
Langkah kecil pada pagi hari bisa memberi efek domino yang positif. Misalnya, merapikan meja kerja, membuat daftar tugas singkat, atau menyiapkan minum pagi. Aktivitas sederhana ini bisa meningkatkan semangat dan produktivitas sejak awal hari, dilansir dari kompas.com.
Tujuan manajemen waktu bukan sekadar menjadi seseorang yang sangat produktif, melainkan agar seseorang dapat lebih terkendali dan tetap sehat secara mental. Ultimates tidak harus menerapkan semua tips sekaligus, cukup mulai dari satu kebiasaan kecil, lalu bangun konsistensi. Jika dilakukan perlahan dan realistis, perubahan kecil bisa membawa dampak besar untuk jangka panjang.
Penulis: Jemima Anasya R.
Editor: Jessie Valencia
Foto: freepik.com.
Sumber: kompas.com, liputan6.com, sos.co.id




