Sejarah Cokelat Indentik dengan Perayaan Hari Valentine

(Sumber foto: teen.co.id)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Hari kasih sayang atau biasa disebut sebagai hari valentine yang dirayakan pada tanggal 14 Februari identik dengan hari untuk mengekspresikan kasih sayang. Upaya untuk menyampaikan rasa tersebut kerap dilambangkan dengan pemberian benda-benda tertentu, salah satunya cokelat.

Namun, apakah kalian tahu bahwa memberikan cokelat pada hari valentine memiliki makna yang spesial? Yuk, mari kita simak artikel berikut ini.

Cokelat berasal dari pohon Theobroma Cacao yang merupakan terjemahan bahasa Yunani, artinya makanan untuk para dewa. Tradisi cokelat sebagai bentuk kasih sayang ternyata sudah ada sejak sejarah Mesoamerican. Saat itu, hanya kalangan atas saja yang dapat mengkonsumsi cokelat, seperti suku Maya dan Aztec.

Setelah itu pada tahun 1600-an, cokelat sudah dikenal secara luas sampai ke Eropa. Pada tahun 1671 di Perancis, Madame du Barry mengakui bahwa ia menggunakan cokelat untuk merangsang suaminya, yaitu Raja Louis IV.

Studi yang dikemukakan oleh beberapa ilmuwan menunjukkan bahwa cokelat merupakan zat perangsang dan mengandung zat endorfin. Maka dari itu, cokelat dapat meningkatkan gairah dan semangat ketika mengonsumsinya.

Awal sejarah cokelat sebagai lambang cinta dan berhubungan dengan hari valentine terjadi secara kebetulan, yaitu dimulai saat era Ratu Victoria pada tahun 1837. Cokelat semakin popular dan diminati oleh masyarakat serta hari valentine ditetapkan sebagai hari libur.

Kemudian pada tahun 1861, perusahaan bernama Cadburry berhasil membuat cokelat batang yang bisa dimakan dan cokelatnya diletakkan dalam sebuah kotak berbentuk hati dengan hiasan berupa cupid dan kelopak mawar. Sejak saat itulah cokelat semakin terpaut dengan makna lambang kasih dan cinta serta identik dengan hari valentine.

Seiring berjalannya waktu, rasa cokelat pun semakin bervariasi serta meningkatnya produsen yang membeli cokelat pada hari valentine untuk diberikan kepada orang yang spesial.

 

Penulis: Stella Noviana Sugondo

Editor: Ivan Jonathan

Foto: teen.co.id

Sumber: fimela.com, merdeka.com, liputan6.com, pergikuliner.com