Kisah Tragis Sevilla di UEFA Super Cup

Kisah Tragis Sevilla dan UEFA Super Cup (Ultimagz)
Sevilla kalah atas Bayern Munchen dengan skor 1-2 dalam ajang UEFA Super Cup di Stadion Puskas Arena, Budapest pada Jumat (25/09/20). Kekalahan ini menjadi kekalahan kelima Sevilla dalam ajang tersebut. (Foto: twitter.com/SevillaFC_ENG)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com — Sevilla kalah tipis atas Bayern Munchen ketika berhadapan dalam ajang UEFA Super Cup di Stadion Puskas Arena, Budapest pada Jumat (25/09/20). Kekalahan ini menjadi kelima kalinya bagi klub asal Spanyol tersebut dalam ajang ini. Berikut sejarah Sevilla dalam ajang UEFA Super Cup.

  1. 2006 (vs FC Barcelona)

Sampai saat ini, UEFA Super Cup tahun 2006 merupakan satu-satunya gelar yang pernah dimenangkan Sevilla dalam ajang tersebut. Setelah sukses menyabet gelar UEFA Europa League (UEL) di musim 2005/2006, Sevilla dipertemukan dengan raksasa Spanyol, FC Barcelona. Namun, juara UEFA Champions League (UCL) kala itu harus menahan rasa malu kala dibantai tiga gol tanpa balas. Dua gol disarangkan di babak pertama oleh Renato (7’) dan Frederic Kanoute (45’) sebelum ditutup dengan penalti Enzo Maresca (90’).

Hasil: Sevilla 3-0 FC Barcelona

  1. 2007 (vs AC Milan)

Permulaan kisah tragis Sevilla di ajang Super Cup dimulai dari sini. Sevilla yang memenangkan gelar UEL untuk kedua kali berturut-turut dihadapkan dengan juara UCL, AC Milan. Sempat unggul lebih dulu melalui sundulan Renato (14’), Sevilla tidak mampu menahan serangan dari klub asal Italia tersebut. Pertahanan Los Nervionenses ambruk di babak kedua sehingga AC Milan dapat mencetak tiga gol melalui Filippo Inzaghi (55’), Marek Jankulovski (62’), dan Kaka (87’). Kekalahan ini menjadi kekalahan pertama Sevilla di ajang tersebut.

Hasil: Sevilla 1-3 AC Milan

  1. 2014 (vs Real Madrid)

Butuh waktu 7 tahun bagi Sevilla untuk dapat kembali bertanding di ajang Super Cup. Usai memenangkan gelar UEL musim 2013/2014, Sevilla kembali berhadapan dengan raksasa Spanyol lainnya, Real Madrid. Sevilla terpaksa menelan kembali kekalahan, kala dwigol Cristiano Ronaldo (30’ dan 49’) memupuskan harapan mereka.

Hasil: Sevilla 0-2 Real Madrid

  1. 2015 (vs FC Barcelona)

Setelah memenangkan UEL dua kali berturut-turut untuk kedua kalinya, Sevilla kembali dihadapkan dengan Barcelona di ajang Super Cup setelah terakhir bertemu di tahun 2006. Pertandingan ini termasuk salah satu pertandingan paling sengit dalam sejarah UEFA Super Cup dengan terciptanya 9 gol. Sevilla unggul cepat melalui tendangan bebas Ever Banega (3’). Tidak butuh lama bagi Blaugrana untuk kembali membalikkan kedudukan melalui dua tendangan bebas Lionel Messi (7’ dan 16’). Rafinha (44’) berhasil menambahkan keunggulan Barcelona sebelum babak pertama berakhir. Di babak kedua, Luis Suarez (52’) makin melebarkan keunggulan Barcelona. Namun, Sevilla tidak tinggal diam, mereka pun membalas dengan tiga gol melalui Jose Antonio Reyes (57’), Kevin Gameiro (72’), dan Yevgen Konoplyanka (81’). Skor 4-4 berakhir hingga peluit panjang ditiup sehingga pertandingan berlanjut ke babak extra time. Gol penentu datang untuk Barcelona, kala pemain pengganti mereka, Pedro (115’) berhasil mencetak gol yang menentukan kemenangan bagi skuad asuhan Luis Enrique tersebut.

Hasil: Sevilla 4-5 FC Barcelona

  1. 2016 (vs Real Madrid)

Sevilla untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka berhasil menjuarai tiga gelar UEL berturut-turut setelah meraih gelar tersebut di musim 2015/2016. Kali ini mereka dipertemukan kembali dengan Real Madrid di ajang Super Cup setelah dikalahkan mereka dua tahun yang lalu. Los Blancos unggul terlebih dahulu melalui Marco Asensio (21’) sebelum dibalas oleh Franco Vazquez (41’). Sevilla berhasil unggul melalui Yevgen Konoplyanka (72’), tetapi sialnya bagi Sevilla, Sergio Ramos menjadi pahlawan menit akhir ketika sundulannya (90+3’) berhasil menyamakan kedudukan sehingga pertandingan berlanjut ke babak extra time. Gol penentu untuk pasukan Zinedine Zidane dicetak oleh Dani Carvajal (115’) di babak kedua extra time.

Hasil: Sevilla 2-3 Real Madrid

  1. 2020 (vs Bayern Munchen)

Setelah mengalahkan Inter Milan untuk meraih gelar UEL keenam mereka pada musim 2019/2020, Sevilla kembali bertanding di ajang Super Cup setelah terakhir bertanding 4 tahun lalu. Kali ini mereka bertemu dengan raksasa Jerman, Bayern Munchen yang baru saja meraih tiga gelar musim lalu. Sevilla unggul terlebih dulu melalui penalti yang dieksekusi oleh Lucas Ocampos (13’). Namun, Bayern kembali menyamakan kedudukan melalui tendangan first time Leon Goretzka (34’). Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan sehingga pertandingan berlanjut ke babak extra time. Gol penentu kemenangan dicetak melalui sundulan Javi Martinez (104’) yang masuk menggantikan Leon Goretzka pada menit ke-99. Harapan pasukan Julen Lopetegui untuk membawa pulang UEFA Super Cup kembali ke Sevilla pun harus kandas.

Hasil: Sevilla 1-2 Bayern Munchen

 

Penulis: Louis Brighton Putramarvino

Editor: Abel Pramudya

Foto: twitter.com/SevillaFC_ENG

Sumber: transfermarkt.com, fcbayern.com, sevillafc.es