Petahana Lawan Kotak Kosong di Pilkada Tangerang 2018

Tampilan surat suara pemilihan kepala daerah Kota Tangerang yang digelar pada Rabu (27/06/2018). Arief Wismansyah dan Syachrudin menjadi calon tunggal berlatar belakang petahana yang maju di pilkada Tangerang.
Share:

TANGERANG, ULTIMAGZ.com – Pemilihan kepala daerah (pilkada) telah digelar serentak di 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten, termasuk kota Tangerang, pada Rabu (27/06/2018). Namun pada tahun ini, kota seribu industri hanya memiliki sang petahana, Arief Wismansyah-Sachrudin, sebagai satu-satunya pasangan calon.

Seperti yang dilansir dari Tirto.id, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan ada 11 kabupaten yang memiliki calon tunggal, yakni Kota Prabumulih (Sumatera Selatan), Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang (Banten), Kabupaten Pasuruan (Jawa Timur), Kabupaten Enrekang (Sulawesi Selatan), Kabupaten Minahasa Tenggara (Sulawesi Utara), Kabupaten Tapin (Kalimantan Selatan), Kabupaten Mamasa (Sulawesi Barat), Kabupaten Jayawijaya (Papua), dan Kabupaten Padang Lawas Utara (Sumatera Utara).

Terlihat dari data tersebut, Banten merupakan provinsi yang daerahnya paling banyak memiliki calon tunggal, yakni tiga dari empat kabupaten. Ketiga calon tunggal di tiga kabupaten tersebut merupakan petahana.

Kota Serang yang menjadi satu-satunya daerah pemilik paslon non-tunggal ini juga dikarenakan pasangan petahana sudah tak dapat menjabat lagi. Sang petahana, Tubagus Haerul Jaman, sudah memimpin selama dua masa jabatan sehingga tak diperbolehkan lagi bertarung di pilkada tahun ini.

Hal ini cukup miris mengingat pada pilkada sebelumnya, yakni pada 2013 silam, Kota Tangerang memiliki lima pasangan calon yang hendak menjadi orang nomor satu di daerah ini. Pasangan Abdul Syukur-Hilmi Fuad, Dedi Gumelar-“Miing” Suratno, Ahmad Kodri-Gatot Suprijanto dan Harry Mulya Zein-Iskandar Zulkarnaen maju menjadi pesaing Arief-Sachrudin.

Walaupun keempat calon lainnya dipaksa bertekuk lutut oleh Arief-Sachrudin dengan perolehan suara 47,93%, partai politik menjalankan fungsi yang seharusnya, yakni kaderisasi.

Sampai saat ini, Arief Wismansyah mengklaim kemenangannya atas kotak kosong. Dalam pernyataannya yang dimuat Detik.com, mantan wakil Wali Kota Tangerang periode 2008-2013 ini mengklaim sudah mendapat suara 86 persen.

“Pada hasil penghitungan sementara kalau melihat data yang masuk walaupun masih bergerak insyaallah sejauh ini 86 persen masyarakat memberikan amanah pada saya dan Pak Sachrudin untuk memajukan pembangunan kota Tangerang,” ujar Arief di kediamannya, Karawaci, Tangerang.

Pasangan ini berjaya dengan didukung koalisi 10 partai yaitu Golkar, Demokrat, PDIP, PKB, Hanura, PPP, Gerindra, PKS, PAN, dan NasDem.

 

Penulis: Diana Valencia

Editor: Gilang Fajar Septian

Sumber: Kompas.com, Tirto.id, Detik.com

Foto: Tirto.id