• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Wednesday, March 25, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Lainnya

Sastrawan Sapardi Djoko Damono Tutup Usia

Nadia Indrawinata by Nadia Indrawinata
July 19, 2020
in Lainnya
Reading Time: 1 min read
Sastrawan Sapardi Djoko Damono

Sastrawan Sapardi Djoko Damono (Foto: fajar.co.id)

0
SHARES
524
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com—Sastrawan Tanah Air Sapardi Djoko Damono tutup usia pada Minggu (19/7/2020). Almarhum meninggal dunia pada usia 80 tahun di Rumah Sakit Eka BSD, Tangerang Selatan pada pukul 09.17.

“Selamat jalan penyair rendah hati: Sapardi Djoko Damono,” ucap Kepala Pemberitaan Korporat Tempo Arif Zulkifli melalui akun twitternya @arifz_tempo.

Sapardi Djoko Damono aktif dalam dunia sastra Indonesia sebagai pengajar, pengamat, kritikus, maupun pakar sastra. Setelah mendapatkan gelar doktor kesusastraan, dirinya aktif menjadi dosen di beberapa universitas seperti Universitas Indonesia (UI) dan Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Selama hidupnya, penyair kelahiran Surakarta ini telah menulis puisi, esai, dan cerita pendek. Beberapa di antaranya adalah “Aku Ingin” (1989) yang sudah dibuat dalam bentuk musikalisasi puisi dan “Yang Fana Adalah Waktu” dalam kumpulan sajak “Perahu Kertas” (1983)

Salah satu puisinya yang terkenal, “Hujan Bulan Juni” (1994) bahkan sudah pernah diadaptasi menjadi film layar lebar pada 2017. Puisinya dikenal orisinil dan kreatif. Selain itu, mengandung simbolisme.

Penghargaan dari dalam maupun luar negeri telah diraih oleh alumni Universitas Gadjah Mada ini. Penghargaannya yang pertama didapatkan dari Hadiah Majalah Basis atas puisi “Balada Matinya Seorang Pemberontak”. Di mancanegara, karya-karya Sapardi Djoko Damono pernah mendapatkan Cultural Award dari Pemerintah Australia pada 1978 dan Hadiah SEA Write Award (Hadiah Sastra Asean) dari Thailand pada 1986.

Selain menulis, Sapardi juga pernah menerjemahkan beberapa karya bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia seperti “Lelaki Tua dan Laut” (“The Old Man and the Sea”) karya Hemingway.

Penulis: Nadia Indrawinata

Editor: Abel Pramudya

Foto: fajar.co.id

Sumber: cnnindonesia.com, kompas.com, akurat.co, antaranews.com

Tags: 2020hujan bulan junisapardi djoko darmonoyang fana adalah waktu
Nadia Indrawinata

Nadia Indrawinata

Related Posts

petani gurem
Iptek

Petani Gurem: Pahlawan Pangan di Lahan Sempit

March 23, 2026
Perempuan mesir dahulu menggunakan kapas yang dilapisi dengan kertas papirus. (thewomensorganisation.org.uk)
Iptek

Apa yang Perempuan Pakai Sebelum Ada Pembalut? Yuk, Intip Sejarahnya!

March 21, 2026
Tren Velocity TikTok (liputan6.com).
Hiburan

Apa Itu Velocity dan Mengapa Kini Menjadi Tren

March 20, 2026
Next Post
Cover novel “Nebula.” (Foto: tokopedia.com)

“Nebula”, Sajikan Dendam Musuh Lama yang Kembali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two − 1 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021