Ungkap Rahasia Sukses Bentuk Brand Communication Bersama PRIDE 2021

PRIDE 2021 UMN mengadakan webinar "Create Brand Communication Strategy with Hakuhodo" yang diselenggarakan pada Senin (12/04/2021) secara daring melalui Zoom. (ULTIMAGZ/Elisha Widirga)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Banyaknya brand yang lahir membuka berbagai peluang dan juga kompetisi. Brand perlu membangun strategi komunikasi yang tepat agar komunikasinya efektif ke masyarakat. Webinar berjudul “Create Brand Communication Strategy” yang digagas oleh PRIDE 2021 mengupas tantangan tersebut dengan menghadirkan pembicara dari agensi Hakuhodo pada Senin (12/04/21).

Associate Marketing Director Hakuhodo Indonesia Rian Prabana berbagi metode sekaligus pengalamannya bekerja di Hakuhodo. Menurut, Rian, inti dari strategi pemasaran adalah bagaimana suatu brand dapat membuat konsumen “peduli” dengan mereka. Cara ini dapat dilakukan dengan metode sei-katsu-sha.

Sei-katsu-sha merupakan filosofi utama bagi perusahaan Hakuhodo. Pemahaman ini menekankan pentingnya konsumen dalam rantai ekonomi. Konsumen dilihat bukan hanya sebagai target. Namun, sebagai individu yang layaknya dipahami.

Kesalahan yang sering dilakukan dalam pemasaran brand adalah konten yang terlalu edukatif dan informatif. Menurut Rian, konsumen lebih menyukai pemasaran yang softselling dan dapat memicu rasa ingin tahu.

Contohnya, ketika seseorang membeli produk minuman bir, motivasi mereka membeli mungkin didasari oleh social standing atau rasa ingin mendapat status atau pengakuan dari publik. Sebagai pemasar, motivasi ini lah yang harus dimanfaatkan untuk membangun brand communication yang baik. Sehingga, iklan yang dibuat tidak biasa saja seperti hanya memberi informasi terkait produk.

“Jadi, jangan dipaksakan dengan informasi dan edukasi ke mereka (konsumen). Usahakan untuk reframing, persuade, dan lakukan storytelling,” ujar Rian.

Selain itu, Rian juga mengungkap rahasia untuk orang yang ingin bekerja dalam dunia pemasaran. “Kuncinya, jangan betumbuh dewasa, itu adalah jebakan!” ungkapnya.

Rian menjelaskan pentingnya bagi seorang pemasar untuk berpikir layaknya anak muda. Dalam komunikasi strategis, pemikiran sistematis dapat membawa seseorang kepada jalan buntu, maka dibutuhkan pola pikir yang selalu terbuka dan aktif mengeksplorasi jalur baru. Salah satu caranya adalah dengan memperluas pergaulan. Pria yang telah berkecimpung di bidang strategic planning selama 7 tahun ini berpesan agar peserta webinar bisa membaur di mana saja, mulai dari lingkar ‘sultan’ hingga lingkar menengah ke bawah.

“Jangan berpikir sistematis, kan intinya strategis. Mindset anak muda itu tidak (boleh) menutup pikiran dan tidak melakukan hal yang sama-sama saja.”

Menurut Rian, dengan memiliki lingkar pertemanan yang luas, pemahaman seorang pemasar akan motivasi konsumen akan lebih luas. Sehingga, pesan yang diturunkan untuk menyampaikan komunikasi brand pun akan lebih efektif.

PRIDE 2021 sendiri merupakan acara tahunan yang dibuat oleh mahasiswa Strategic Communication Universitas Multimedia Nusantara. Webinar kali ini menghadirkan Hakuhodo sebagai perusahaan global yang bergerak dalam bidang periklanan dan public relations. Cabangnya di Indonesia sudah menyabet posisi atas agensi periklanan dengan bekerja sama dengan berbagai perusahaan ternama.

 

Penulis: Arienne Clerissa

Editor: Andi Annisa Ivana Putri

Fotografer: Elisha Widirga