• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Saturday, February 28, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Iptek

Kenapa Vetsin Membuat Makanan Terasa Lebih Enak?

Reynaldy Michael Yacob by Reynaldy Michael Yacob
February 23, 2022
in Iptek
Reading Time: 2 mins read
Kenapa Vetsin Membuat Makanan Terasa Lebih Enak? (ULTIMAGZ)

Vetsin, bumbu masakan yang dikenal mampu membuat makanan terasa lebih enak. (Foto: shutterstock.com)

0
SHARES
738
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Monosodium glutamat (MSG) atau yang lebih sering dikenal dengan micin merupakan bumbu masakan yang sangat populer di negara-negara Asia. Bumbu ini dianggap sebagai kunci dari makanan yang lezat. Namun, apa benar begitu?

Monosodium glutamat adalah senyawa asam amino non-esensial yang terbentuk secara alami dari produk-produk tertentu seperti rumput laut, keju, tomat, jamur, daging, dan tebu. Asam inilah yang kemudian diekstrak dan dikristalisasi hingga menjadi butiran transparan yang disebut sebagai vetsin.

Vetsin pertama kali ditemukan oleh seorang ahli kimia asal Jepang Kikunae Ikeda yang mencoba mengekstrak glutamat dari kaldu pada tahun 1908. Percobaan ini terus diolah dan dikembangkan hingga hasilnya kini disebut sebagai micin, MSG, atau penguat rasa.

Seperti namanya, MSG berperan sebagai penguat dari rasa yang terkandung dalam sebuah makanan. MSG tidak memberikan rasa spesifik yang kuat, tetapi menonjolkan rasa yang sebelumnya sudah ada. Hal inilah yang membuat vetsin tidak bisa dijadikan sebagai bumbu satu-satunya dalam sebuah masakan.

Jika vetsin dirasakan langsung dalam bentuk butiran kristal, hanya akan terasa sedikit rasa asin tanpa rasa lainnya. Akan tetapi kalau digabungkan dengan rasa lain yang terdapat dalam makanan, rasa-rasa tersebut akan lebih keluar. Hal ini karena MSG membantu sensor pengecap dalam lidah untuk aktif dan lebih sensitif.

Efek memperkuat rasa ini dihasilkan karena MSG memiliki rasa umami, yaitu campuran dari manis, asin, pahit, dan asam. Keempat rasa tersebut menyatu dan menstabilkan satu sama lain sehingga rasa yang keluar menjadi pas dan tidak condong ke salah satu rasa.

Rasa yang ringan dan tidak menonjol ini sering kali membuat juru masak berani untuk membubuhkan micin dalam takaran yang banyak. Walaupun dapat memperlezat rasa pada makanan, MSG tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak. Melansir alodokter.com, seseorang sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi MSG lebih dari 1,7 gram per harinya agar tidak muncul efek samping yang buruk seperti kerusakan sel saraf dan hipertensi.

Jadi, sekarang Ultimates sudah tahu, kan? Kenapa micin bisa membuat makanan terasa lebih enak?

 

 

Penulis: Reynaldy Michael Yacob
Editor: Maria Katarina
Foto: shutterstock.com
Sumber: merdeka.com, kompas.com, alodokter.com, hallosehat.com

Tags: bumbu dapurbumbu makananiptekkenapa micin enaklifestylemakananmasakmicinMonosodium GlutamanMSGumamivetsin
Reynaldy Michael Yacob

Reynaldy Michael Yacob

Related Posts

Ilustrasi lelaki di atas kasur sedang bed rotting.
Iptek

Bed rotting, Perawatan Diri Lewat Tidur Ala Gen Z

February 27, 2026
tercemar
Iptek

Sumber Air di Serpong Tercemar, Inilah 3 Hal yang Perlu Diketahui

February 26, 2026
Shio
Budaya

Kenali Cerita “The Great Race”: Perlombaan 12 Shio Tiongkok

February 25, 2026
Next Post
CommuniTea

Chatime Luncurkan Program Peduli Lingkungan Lewat CommuniTea

Comments 1

  1. Zarejestruj sie na Binance says:
    1 year ago

    Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 2 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021