• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Monday, September 1, 2025
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Opini

Mount Rushmore for Lebron James (1)

EldoCR by EldoCR
November 10, 2014
in Opini
Reading Time: 3 mins read
0
SHARES
51
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

lebron-mount-rushmore

Coba tanya orang sebelah Anda, tahu LeBron James tidak? Berbicara tentang bola basket NBA dan LeBron James, sama saja dengan ketika anda mengobrol asyik dengan Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, David Ortiz, Peyton Manning, hingga John Cena dari cabang olahraganya masing-masing.

Memasuki musim NBA 2014-15, headline negeri Paman Sam adalah ketika LeBron memutuskan untuk pergi dari South Beach, Miami, Florida. Hanya saja, rumah baru ini adalah tempat familiar.

Walaupun King James kembali menjadi anggota dari tim Cleveland Cavaliers, dia bukanlah orang yang sama dari empat tahun lalu. Dua kali mendapatkan cincin NBA, dan tambahan dua penghargaan MVP, sah-sah saja jika kita melabeli pria yang kini berumur 29 tahun ini sebagai pemain yang lebih bijaksana.

Dan tentu saja, LeBron James masih merupakan pemain bola basket terbaik di planet ini.

Mari kita mulai dengan proses kembalinya LeBron ke Cleveland. Selesai menyambangi musim 2013-14 dan kalah dari San Antonio Spurs di Finals NBA, Miami Heat pada mulanya berencana untuk menahan James, Dwyane Wade dan juga Chris Bosh dengan harga yang lebih murah, sehingga cukup untuk free agent lainnya.

Namun minggu berganti minggu. Dan pada tanggal 11 Juli 2014, terjadilah sesuatu yang tidak pernah terpikirkan, bahkan oleh para analis NBA tertinggi sekalipun.

Masih jelas di ingatan ketika empat musim lalu, proses kepindahan LeBron yang dilengkapi dengan pembakaran jersey hingga kata-kata kasar bernada kebencian, sepertinya tidak menjadi halangan untuk LeBron bermain kembali di Cleveland Cavaliers.

“I’m ready to accept the challenge. I’m coming home.”

Dan James tidak datang sendiri.

Dia merekrut seorang superstar lainnya, Kevin Love.

Love sendiri mengaku kepada para reporter, bahwa beberapa saat setelah LeBron memutuskan untuk bermain di Cavaliers, dia menelepon Love dan mengajaknya untuk bermain bersama. Sebuah komitmen yang harus dibayar oleh Cavs dengan harus merelakan Anthony Bennett dan Anthony Wiggins, dua dua pemain pilihan pertama pada saat NBA Draft 2013 dan 2014.

Datangnya LeBron juga menjadi daya tarik bagi free agent lainnya.

Sebut saja Mike Miller. Shawn Marion, orang yang menjaga LeBron pada saat Dallas Mavericks menghancurkan Heat di 2011, juga datang bergabung. Tidak akan mengherankan bagi seorang Ray Allen, yang belum memutuskan akan bermain dimana, juga mengikuti jejak James.

Dan sekarang, Cleveland adalah favorit untuk memenangi trofi NBA.

Di bawah figur pelatih baru David Blatt, akan sangat menarik untuk mengikuti perkembangan LeBron, Love, dan Kyrie Irving. Figur veteran dan semakin dewasanya James juga akan sangat berguna bagi talenta-talenta muda seperti Dion Waiters dan Tristan Thompson.

Argumen tim ini adalah tim terbaik sepanjang sejarah 44 tahun berdirinya Cavs? Ya.

Kembali kepada pembicaraan tentang James, kita mengetahui bahwa dia adalah seorang pemain bola basket terbaik sekarang ini. Namun, dimana posisinya secara historis?

Mari dimulai dengan koleksi empat penghargaan MVP-nya, yang dimana setara dengan perolehan Wilt Chamberlain untuk posisi keempat dari daftar sepanjang masa. Hanya Kareem Abdul-Jabbar (6), Michael Jordan (5) dan Bill Russell (5) yang mampu mengungguli James.

LeBron James baru berusia 29 tahun. Jordan memenangi 2 gelar MVP terakhirnya pada saat berusia 32 dan 34. Sedangkan Abdul-Jabbar mendapatkan gelar kelimanya di usia 32.

Dalam kata lain, kita dapat menyimpulkan bahwa LeBron masih memiliki peluang besar.

Berikutnya, memprediksikan perolehan statistik LeBron ke depan, yang tentu akan lebih rumit. Namun untuk sekarang, mari kita break down perolehan statistik selama 12 tahun karir NBA LeBron hingga saat ini.

Total Active Rank All-Time Rank
Points 23,710 8 27
Rebounds 6,086 20 151
Assists 5,790 5 35
Steals 1,444 9 45
Blocks 675 34 158

Basketball-Reference.com

bersambung… ke part 2 klik link ini //ultimagz.com/opini/mount-rushmore-lebron-james-2/

 

[divider] [/divider] [box title=”Info”]

Penulis: Jason Leonardo
Editor: Eldo Rafael
Foto: larrybrownsports.com

[/box]
Tags: CavaliersclevelandLeBron JamesNBArushmore
EldoCR

EldoCR

Related Posts

digicam
Opini

Digicam Kembali ke Pasar: Dari Kesenangan Jadi Berlebihan?

July 16, 2025
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan revisi Rancangan Undang-Undang (RUU) Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Rapat Paripurna pada Kamis (20/03/25). (detik.com)
Opini

Pengesahan RUU TNI: Satu Langkah Menuju Bangkitnya Orde Baru?

March 24, 2025
Ilustrasi #KaburAjaDulu
Opini

#KaburAjaDulu: Kurang Cinta Tanah Air atau Perasaan Terkhianati

March 15, 2025
Next Post

Mount Rushmore for Lebron James (2)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two + twelve =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021