• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Thursday, February 26, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Iptek

Sumber Air di Serpong Tercemar, Inilah 3 Hal yang Perlu Diketahui

Belva Putri Paramitha by Belva Putri Paramitha
February 26, 2026
in Iptek
Reading Time: 2 mins read
tercemar

Kondisi sungai Cisadane yang tercemar sejak 9 Februari 2026. (Dinkes Kota Tangerang)

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com–  Sejak 9 Februari 2026, Direktur Umum Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng Kota Tangerang menyatakan bahwa air sungai Cisadane dan Kali Jaletreng tercemar. Pencemaran ini disebabkan oleh tumpahan bahan kimia (pestisida) dari kebakaran gudang di kawasan Taman Tekno Bumi Serpong Damai (BSD), Kecamatan Setu, Tangerang Selatan. Dengan pencemaran mengakibatkan ribuan ikan mati dan pasokan air bersih terganggu, apa yang harus Ultimates lakukan?

 

1. Hindari Pemborosan Air

Sungai Cisadane merupakan sumber air baku bagi masyarakat Tangerang. Pencemarannya telah meluas hingga 22,5 km pada Kamis (12/02/25), dilansir dari news.detik.com. Kondisi ini berpotensi mengganggu pasokan air bersih di wilayah sekitar seperti Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang. Oleh karena itu, penggunaan air secara bijak menjadi langkah penting untuk memperpanjang ketersediaan air bersih. Dengan ini, masyarakat tetap dapat bertahan selama proses penanganan dan pemulihan dilakukan oleh pemerintah.

Baca juga: Air Hujan, Bisa Dikonsumsi atau Tidak?

2. Gunakkan Filter Air

Meskipun air yang mengalir dari keran terlihat bersih, tidak ada salahnya menggunakan filter air untuk keperluan seperti masak, mandi, dan cuci. Warga sekitar juga disarankan menggunakan filter air Reverse Osmosis (RO) jika saluran air mereka datang dari sungai Cisadane, dilansir dari kilat.com. Hal ini dapat mencegah kandungan pestisida yang ditemukan di sungai.

Baca juga: Lakukan 5 Cara Sederhana Ini Untuk Kurangi Limbah Makanan

3. Hindari Memakan Ikan

Melansir tempo.co, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengimbau warga untuk tidak mengonsumsi ikan yang berasal dari sungai Cisadane. Hal tersebut dikarenakan ikan yang hidup di air tercemar berpotensi menyerap racun ke dalam jaringan tubuhnya. Jika dikonsumsi, dampaknya bisa berupa keracunan akut (mual, muntah, diare, pusing, gangguan pernapasan), serta risiko jangka panjang seperti gangguan saraf, kerusakan organ, dan akumulasi racun dalam tubuh. Dalam kondisi pencemaran yang belum pulih, lebih aman untuk menunggu hingga kondisi sungai dinyatakan aman secara resmi sebelum kembali mengonsumsi ikan dari wilayah terdampak.

 

Dengan kondisi yang masih belum stabil, ada baiknya kita lebih berhati-hati soal air dan makanan yang dikonsumsi. Mulai dari hemat air sampai menggunakan filter, langkah-langkah kecil ini bisa jadi bentuk antisipasi sederhana sembari menunggu perkembangan terbaru terkait kondisi dan penanganan sungai.

 

 

Penulis: Belva Putri Paramitha

Editor: Celine Valleri

Foto: Dinas Kesehatan Kota Tangerang

Sumber: news.detik.com, kilat.com, tempo.co

 

Tags: airair bersihair sungaikabupaten tangerangKrisiskrisis alamkrisis iklimmasalah lingkungansungaisungai cisadane
Belva Putri Paramitha

Belva Putri Paramitha

Related Posts

Shio
Budaya

Kenali Cerita “The Great Race”: Perlombaan 12 Shio Tiongkok

February 25, 2026
Ilustrasi Media Sosial X (kompas.com)
Iptek

Centang Biru X: Tempat Mencari Uang Baru?

February 24, 2026
Tiga Pasangan MBTI yang Mengubah Kerja Kelompok Jadi Lebih Produktif
Iptek

Tiga Pasangan MBTI yang Mengubah Kerja Kelompok Jadi Lebih Produktif

February 19, 2026
Next Post
A$AP Rocky dan sampul album terbarunya Don’t Be Dumb.(thedailyjargan.com)

Don't Be Dumb: Judul Album atau Saran untuk Kita yang Setia Menunggu?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 + eight =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021