SERPONG, ULTIMAGZ.com – Indonesia memeringati Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo) setiap tanggal 20 Februari. Momentum Harpekindo ini menjadi pengingat akan pentingnya perpaduan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem kerja yang baik. Penetapan Harpekindo tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 1991 yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto, dilansir dari news.detik.com.
Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 85,35 juta atau setara dengan 57,70% penduduk Indonesia bekerja. Melansir kompas.id, porsi pekerja informal mengalami kenaikan sejak pandemi Covid-19 pada 2021 lalu. Meski sempat mengalami penurunan di 2024, sektor ini kembali mendapat peminat di 2025.
Dari 83,35 juta tersebut, tidak sedikit pekerjaan non-formal yang mungkin hanya kamu temukan di Indonesia. Beberapa pekerjaan ini juga kerap kali dianggap nyeleneh, karena tidak lazim bagi standar profesi pada umumnya. Berikut adalah 10 pekerjaan nyeleneh yang mungkin belum pernah Ultimates dengar.
Baca Juga: Tenaga Kerja Multimedia Banyak, Kenapa Masih Pakai AI?
Pawang Hujan
Nama Mbak Rara mungkin sudah tidak terdengar asing di telinga Ultimates. Sempat viral karena aksi ritualnya untuk menahan hujan di tengah pertandingan MotoGP 2022 lalu, profesi pawang hujan semakin dilirik oleh warga Indonesia.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pawang hujan adalah orang yang pandai menolak hujan. Mengutip detik.com, pawang hujan mengendalikan cuaca dengan memindahkan awan. Biasanya jasa pawang hujan digunakan untuk acara-acara penting ataupun besar, seperti konser, pernikahan, bahkan kampanye.
Penulis: Suci Alyssa Suherman (Komunikasi Strategis, 2025)
Jasa Sleep Call
Mengutip idntimes.com, jasa sleep call muncul dari kondisi generasi muda yang mengalami kesepian, tetapi tidak ingin memiliki ikatan status. Mereka umumnya menemani klien dengan melakukan panggilan video sambil berbincang mengenai berbagai hal layaknya pasangan. Tidak hanya panggilan video, jasa ini juga tersedia untuk panggilan biasa dan berbalas pesan.
Dengan tarif Rp10.000 hingga Rp90.000, siapapun bisa merasakan pengalaman memiliki pasangan. Klien bahkan dapat memilih dengan siapa dan berapa lama durasi jasa berlangsung.
Fenomena pekerjaan ini muncul semenjak pandemi di tahun 2019 silam, saat keterbatasan kontak atau kegiatan fisik sangat dirasakan oleh banyak orang. Alhasil, pemanfaatan teknologi marak dilakukan untuk mengisi kesepian yang dialami, salah satunya jasa sleep call ini. Terdapat juga peraturan dan perjanjian yang disetujui oleh pihak penyedia jasa dengan klien untuk memastikan keamanan klien, baik secara fisik maupun mental.
Penulis: Muhammad Khairan Ananta Nugroho (DKV, 2024)
Jasa Titip Barang

Kini, masyarakat dapat dengan mudah memperoleh barang hanya lewat berduduk diam dan mengirim pesan. Menggunakan jasa titip barang atau kerap disebut jastip, berbagai macam barang dapat dititip untuk dibelikan oleh para jastipers (sebutan untuk orang yang menyediakan jasa jastip). Bukan hanya barang dari bazar acara tahunan, melainkan juga produk-produk luar negeri yang sulit didapatkan.
Namun, harga untuk jasa titip barang dalam negeri dan luar negeri biasanya berbeda. Melansir kompas.id, biaya jasa titip barang ini dipatok dari harga Rp20.000 sampai Rp60.000, tergantung kesulitan barang yang didapatkan. Sementara itu, harga untuk jasa titip barang dari luar negeri ditetapkan dengan tambahan perkiraan berat barang. Semakin ternama dan langka barang yang diincar, semakin mahal pula harga jasa yang ditetapkan. Penawaran jasa titip barang ini dapat sangat mudah ditemukan melalui media sosial dengan berbagai tarif yang ditetapkan.
Penulis: Faith Terresa Tiominar Tambunan (Jurnalistik, 2025)
Jasa Duduk Transum
Apakah pernah terpikirkan oleh Ultimates akan adanya penyewaan jasa untuk duduk di transportasi umum? Belakangan ini, mulai beredar “Jasa Duduk Transum” karena ramainya penumpang dan perebutan kursi di transportasi umum seperti Kereta Rel Listrik (KRL).
Melansir finance.detik.com, fenomena joki kursi ini sering terjadi, terutama di stasiun awal seperti Bogor, Rangkasbitung, atau Cikarang saat gerbong masih sepi. Modusnya, joki akan ‘menandai’ kursi kosong dengan tas untuk disimpan bagi teman atau klien yang akan naik di stasiun selanjutnya.
Untuk menanggapi ini, KAI Commuter melakukan evaluasi dan mendorong petugas untuk lebih berani dalam memberikan teguran. Kursi kereta merupakan fasilitas publik yang bersifat first come, first served, sehingga kerap dianggap tidak etis jika di ‘booking’ dan merampas hak penumpang lain yang sudah mengantre.
Penulis: Jocelyn Gabrielle (Komunikasi Strategis, 2025)
Ketok Magic
Mengemudi di jalan raya Indonesia yang sibuk nan ramai kerap membawa beberapa perubahan dalam kondisi kendaraan, seperti kerusakan ringan. Tak heran, ramai pengemudi mobil datang mengunjungi sebuah tempat dengan pagar hitam beserta tulisan yang tebal dan berani; “Jasa Ketok Magic”.
Jangan tertipu dengan namanya, tidak ada sihir atau hal magis yang disuguhkan dalam jasa ini. Ketok Magic adalah jasa untuk perbaikan bodi mobil yang mengalami kerusakan, terutama penyok. Peralatan mereka sederhana, para pekerja bengkel ini hanya menggunakan palu, lamak, dan juga teter. Lucunya, proses Ketok Magic ditutupi, membuatnya terlihat seakan-akan mobil secara ajaib sudah kembali seperti semula, mengutip kompas.com.
Penulis: Jasmine Kurnia WIjaya (Film, 2025)
Sewa iPhone

Sewa iPhone merupakan salah satu fenomena yang telah marak terjadi di Indonesia. Bukan sekadar tren, hal ini justru menjadi sebuah cerminan akan tekanan sosial di kalangan masyarakat. Banyak individu, terutama generasi muda yang rela menghabiskan uang untuk menyewa perangkat high-end demi mendapatkan kamera berkualitas saat menghadiri acara formal maupun konser.
Mengutip transgo.id, jasa sewa iPhone kerap laris saat acara besar seperti konser karena fitur zoom-nya yang tajam untuk diunggah di Instagram Story. Tidak hanya untuk mengabadikan momen lebih baik, menggunakan iPhone juga berperan dalam membuat tampilan Instagram terlihat lebih estetik dan berkelas.
Bagi mereka, memiliki iPhone bukan lagi tentang fungsi komunikasi, melainkan kunci untuk memasuki gaya hidup kelas atas di media sosial. Hal ini membuktikan bahwa di balik jasa sewa tersebut, terdapat realitas akan betapa mahalnya harga validasi dan pengakuan sosial.
Penulis: Zalfa Zahiyah Putri Wibawa (Komunikasi Strategis, 2024)
Jasa Screenshot dan Rekam Layar iPhone
Di Indonesia, iPhone masih sering dijadikan sebagai penanda status sosial seseorang. Selain itu, sebagian orang turut menilai iPhone mempunyai nilai estetika yang lebih tinggi. Dari kebiasaan inilah muncul pekerjaan sampingan yang unik dan hanya ada di Indonesia, yaitu jasa screenshot dan rekam layar iPhone. Apakah Ultimates pernah mendengarnya?
Tawaran ini dapat dibeli dengan mudah melalui beberapa media sosial, mulai dari X, TikTok, Telegram, hingga Shopee. Harga yang ditawarkan juga bervariasi, tergantung kesulitan dan permintaan yang diajukan. Contohnya, harga untuk satu tangkapan layar sosial media dikenakan biaya mulai dari Rp80,00. Namun, jika pembeli ingin menggunakan akun pribadinya, mereka harus membayar Rp100,00.
Penulis: Annabelle Chloe (Sistem Informasi, 2023)
Ojek Payung

Berbeda dari tipe ojek lainnya, ojek payung tidak mengendarai mobil atau motor. Mereka menyewakan payung mereka sebagai jasa ketika hujan. Biasanya, mereka memayungi pembeli ke tujuan mereka seperti halte terdekat, tempat parkir, atau mobil.
Melansir kompas.id, ojek payung tidak memasang harga tetap untuk jasanya. Mereka biasanya menerima harga seikhlasnya dan sering kali ikut membantu membawa barang-barang pembeli. Biasanya, para ojek payung menunggu di area wisata ramai pengunjung atau lokasi padat lainnya ketika musim hujan.
Penulis: Belva Putri Paramitha (Jurnalistik, 2024)
Jasa Joki Strava

Melansir tirto.id, terdapat jasa joki Strava, sebuah aplikasi pelacak hasil olahraga dan kebugaran tubuh. Olahraga seperti lari, jalan kaki, ski, bersepeda, bahkan berenang dapat dilacak menggunakan aplikasi tersebut. Pekerja yang menerima jasa joki Strava akan melakukan aktivitas olahraga sembari dilacak menggunakan akun dari pembayar jasa. Pembayar lalu akan mengunggah hasil pelacakan olahraga di sosial media seakan-akan ia yang melakukan aktivitas tersebut.
Jasa joki ini ramai digunakan demi mencari validasi dari orang lain, terutama di media sosial. Hal tersebut menunjukkan maraknya tekanan dari media sosial untuk memperlihatkan prestasi. Berdasarkan akun Instagram @belajarlagiHQ, jasa tersebut menciptakan rekor dan rute yang berbeda atau unik.
Strava sendiri menampilkan jarak, estimasi aktivitas, rata-rata kecepatan lari, jarak maksimal, dan jumlah langkah kaki. Untuk menyewa jasa joki Strava, harga akan ditentukan sesuai dengan aktivitas olahraga dan jarak rute yang ditargetkan.
Penulis: Jemima Anasya Rachman (Jurnalistik, 2024)
Pengelap Kaca Mobil di Lampu Lalu Lintas

Pernahkah Ultimates berhenti di lampu lalu lintas, lalu seketika kaca mobil menjadi basah dan telah berdiri seseorang tersenyum meminta uang? Selamat! Ultimates baru saja bertemu dengan salah satu dari banyaknya pengelap kaca mobil di Indonesia.
Orang-orang dengan pekerjaan yang cukup unik ini bekerja dengan modal yang sederhana; lap, sabun, dan nyali yang cukup besar untuk berdiri di tengah lautan kendaraan. Soal penghasilan, jangan dibayangkan terlalu tinggi. Penghasilan yang didapatkan pekerja bergantung pada kemurahan hati pengemudi mobil dan seberapa ramai kendaraan yang menunggu lampu hijau menyala. Semakin padatnya jalan kota, semakin panjang antrean, semakin besar pula penghasilannya.
Keberadaan pengelap kaca di lampu lalu lintas ternyata tidak selalu disambut positif. Melansir detik.com, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor mengamankan sekelompok pengelap kaca mobil yang ‘mengguyur’ busa ke mobil karena tidak diberi uang. Para pelaku pun diberi pembinaan dan sanksi berupa push-up. Namun, pada kenyataannya, selama masih ada lampu lalu lintas dan kemacetan, profesi ini tampaknya tidak akan kemana-mana.
Penulis: Aurelia Lisbeth Angelica (Sistem Informasi, 2023)
Baca Juga: Banjir Stigma, Pekerja Seks Punya Andil dalam Perjuangan Kemerdekaan
Itu dia 10 pekerjaan yang sering kali dianggap nyeleneh dan unik di Indonesia. Bagaimana? Adakah pekerjaan unik di atas yang ingin Ultimates coba? Walaupun kerap dipandang asing, ragam pekerjaan tersebut justru menjadi mata pencaharian utama bagi beberapa kalangan. Oleh karena itu, mari tetap menghargai seluruh pekerja yang ada di Indonesia, baik formal maupun non-formal. Selamat Hari Pekerja Indonesia!
Editor: Celine Valleri, Jocellyn Lee Kurnianto, Kezia Laurencia, dan Reza Farwan
Foto: ULTIMAGZ/Ancilla Maura, ULTIMAGZ/Febrian Dwianto, ULTIMAGZ/Gabri Perboire, ULTIMAGZ/Iskandar Gautama, ULTIMAGZ/Muara Ikhwan
Sumber: news.detik.com, kompas.id, detik.com, idntimes.com, finance.detik.com, kompas.com, transgo.id, tirto.id, instagram/@belajarlagiHQ





