SERPONG, ULTIMAGZ.com — Sejak kecil, dunia film telah menemani kita dalam bertumbuh. Dari film di bioskop yang berputar selama dua jam hingga serial yang kita tunggu setiap hari Minggu di kanal televisi favorit. Tak jarang, orang hanya mengingat nama sang sutradara atau sinematografer dan para aktor-aktrisnya. Namun pada kenyataannya, lokasi syuting diramaikan oleh lebih dari tiga peran itu.
Pembuatan film bukan sebuah proses yang pendek. Dalam merangkai sebuah film, pendek ataupun panjang, ada tiga tahap yang harus diikuti dengan teliti. Tahapan ini meliputi pra-produksi (pre-production), produksi (production), dan pasca produksi (post-production). Setiap tahap ini membutuhkan peran-peran yang berbeda. Yuk, kita bahas satu-satu!
Baca juga : Tom Holland Kembali Berayun, Trailer Spider-Man: Brand New Day Raih 718 Juta Views dalam Sehari
Produser
Produser adalah orang-orang yang akan menjadi manajer atau supervisi dari projek yang akan dijalankan. Mereka akan mengurus perizinan serta menjadi jembatan antar kru film dengan para investor. Tidak hanya itu, para produser adalah orang-orang yang akan mengatur jadwal, anggaran, dan yang menentukan siapa saja kru yang akan terlibat. Tak jarang, produser juga menjadi orang yang berdiskusi soal sisi kreatif sebuah proyek dengan sang sutradara.
Sutradara
Ini adalah peran yang paling sering kita dengar dan yang paling sering mendapat pujian. Sutradara adalah orang yang menyumbang paling banyak visi awal dari sebuah proyek film. Setelah itu, barulah ia mengomunikasikannya dengan kru lain. Dalam beberapa kasus, sutradara akan menjadi pemegang tahta keputusan kreatif yang tertinggi. Merekalah yang akan mengatur alur jalannya lokasi syuting, mulai dari cerita, suasana, genre, dan lainnya.
Penulis Skenario (Screenwriter)
Walau tak jarang sang sutradara menjadi penulis skenario atau naskah, tetapi ada peran khusus yang dibutuhkan untuk menyempurnakan struktur cerita. Peran ini dipegang oleh penulis skenario yang bertanggung jawab tentang penulisan alur cerita hingga dialog skenario.
Director of Photography (DOP)
Ini dia personil yang membuat estetika film secara keseluruhan terjadi. Director of Photography atau sinematografer adalah orang yang bertanggung jawab atas operasional kamera dan pengambilan gambar. Beserta dengan mereka, DOP biasanya memiliki asisten untuk membantunya menyelesaikan tugas.
Gaffer
Gaffer adalah kru yang menjadi operator lampu di set. Mereka yang akan mengoperasikan setiap pencahayaan (lighting) yang bertebaran di lokasi agar aman dan hasilnya memuaskan.
Art Director
Mungkin yang ini lebih familiar bagi Ultimates. Art director bukanlah sutradara, melainkan salah satu tangan kanannya. Dalam perfilman, art director berperan sebagai pengatur lokasi agar tampilannya terlihat bagus di depan kamera. Tak hanya itu, mereka juga yang bertanggung jawab mencari bahkan membuat segala bentuk properti untuk kebutuhan film atau proyek.
Sound
Tentunya, sebuah film, iklan, serial, ataupun sekedar video pendek tidak akan lengkap tanpa hadirnya audio yang renyah dan jernih. Para kru sound bertugas untuk memastikan audio dari setiap pengambilan gambar jernih dan enak didengar.
Baca juga : Segala Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Danur 4: Senjakala
Editor
Setelah semua kru selesai bekerja keras di lapangan, giliran sang editor untuk menyunting dan menyempurnakan rekaman (footage) yang diberikan padanya. Hasil akhir rekaman akan dikirimkan dan disebut sebagai draf final. Biasanya, editor terbagi menjadi dua yaitu offline editor dan online editor. Bukan karena cara menyunting secara daring ataupun luring, tetapi karena dua posisi ini memiliki tanggung jawab yang berbeda. Offline editor akan menyunting footage sesuai dengan alur cerita dan visi sutradara sedangkan online editor bertanggung jawab untuk mempercantik visual dari proyek tersebut.
Luasnya peran dalam dunia perfilman bahkan tidak dimuat lengkap dalam daftar ini! Perfilman merupakan bidang yang luas, rumit, dan tidak semudah yang dibayangkan. Bagaimana, apakah Ultimates pernah mendengar peran-peran ini, atau bahkan yang lain?
Penulis : Jasmine Kurnia Wijaya
Editor : Celine Valleri
Foto : freepik.com
Sumber : backstage.com, perpusteknik.com, herenow.film




