SERPONG, ULTIMAGZ.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri perayaan May Day di Monas pada Jumat (01/05/2026). Aksi demonstrasi May Day awalnya direncanakan di depan gedung DPR/MPR RI, tetapi diubah menjadi seremoni perayaan di Monas setelah terjadi dialog antara Ketua Umum Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, dengan Prabowo.
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan tentang Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga yang disahkan pada Selasa (21/04/2026) lalu. Ia menambahkan bahwa pengesahan ini menjadi bentuk perjuangan yang telah diusahakan selama 22 tahun.
Baca juga: Hari Buruh: Mengenal Empat Tokoh Pejuang Hak Buruh Indonesia
“Sekarang, pertama kali dalam sejarah NKRI, kita sahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga ,” jelas Prabowo dalam pidatonya pada Jumat (01/05/2025).
Adapun Prabowo menjelaskan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja dan Kesejahteraan Buruh. Keppres ini akan membela dan melindungi buruh yang terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Seiring dengan itu, Prabowo juga menyebut akan memperjuangkan penitipan anak bagi para buruh serta pembangunan satu juta rumah dekat kawasan industri.
“Kita akan mulai tahun ini juga, satu juta rumah. Dan rumah-rumah ini, sesuai saran saudara, akan dibuat di klaster-klaster yang dekat dengan kawasan-kawasan industri, yang dekat dengan tempat bekerja”, tambahnya.

Prabowo juga mengungkapkan rencana pembangunan kota-kota baru dengan kemungkinan 100 ribu rumah susun lengkap dengan fasilitas seperti sekolah, penitipan anak, rumah sakit, hingga fasilitas olahraga yang ditunjang dengan transportasi yang memadai.
Dalam upaya perlindungan dan kesejahteraan nelayan, Prabowo juga menandatangani Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 tentang Ratifikasi Konvensi International Labour Organization Nomor 188. Ia juga menambahkan tentang peresmian 1.386 kampung nelayan dan rencana pembukaan 1.500 kampung nelayan tiap tahunnya.
Baca juga: Kontroversi Pengangkatan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional Indonesia
Sebelum mengakhiri, Prabowo menyampaikan pengesahan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Para pengemudi akan diberikan jaminan BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan, serta perubahan pembagian pendapatan dari 80% menjadi minimal 92%. Ia juga menjelaskan jaminan lain seperti tambahan rumah bersubsidi, kenaikan upah minimum, bonus hari raya, serta perluasan kesempatan kerja untuk pekerja disabilitas.
Datang dengan kendaraan kepresidenan Maung Garuda sekitar pukul 08.40, Prabowo disambut antusiasme para buruh yang menghadiri perayaan ini. Berbagai serikat buruh yang hadir antara lain, KSPI, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI), hingga Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK). Beberapa komunitas ojek online (ojol) juga hadir dalam acara ini. Meskipun begitu, beberapa serikat buruh lainnya seperti Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) dan Aliansi Gebrak (Gerakan Buruh Bersama Rakyat) menolak merayakan May Day di Monas dan tetap melaksanakan aksi di depan depan gedung DPR/MPR RI.
Penulis: Gabri Perboire
Editor: Celine Valleri
Foto: ULTIMAGZ/Gabri Perboire
Sumber: YouTube/Prabowo Subianto
![Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Jumat (01/05/2026). [foto id="384"]](https://ultimagz.com/wp-content/uploads/TEMPLATE-WATERMARK-UMAGZ-1-2-750x422.png)


![Metta Angriani memaparkan materi pengelolaan keuangan bagi individu lajang pada sesi kedua #BerbagiBeban yang berlangsung di JP Live! Space, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Sabtu (25/04/2026). [foto id="384"]](https://ultimagz.com/wp-content/uploads/TEMPLATE-WATERMARK-UMAGZ-3-350x250.png)
