• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Friday, June 5, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Event

Wave to Earth hingga Ella Mai Jadi Sorotan di Hari Kedua Java Jazz 2026

Belva Putri Paramitha by Belva Putri Paramitha
June 5, 2026
in Event
Reading Time: 2 mins read

Wave to Earth menjadi salah satu line-up yang paling dinantikan dalam Java Jazz Festival 2026, Sabtu (30/05/26). (ULTIMAGZ/Tiffany Michiko P.)

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.COM – Hari kedua myBCA International Java Jazz Festival 2026 menghadirkan suasana yang lebih ramai dibandingkan pembukaan festival sehari sebelumnya. Sejak siang, ribuan pengunjung memenuhi berbagai area di NICE PIK 2 untuk menyaksikan deretan musisi internasional dan lokal yang tampil bergantian. Penampilan Wave to Earth dan Ella Mai menjadi dua momen yang paling dinantikan, sementara berbagai kolaborasi spesial dan konser lintas genre turut memeriahkan jalannya festival.

Wave to Earth menjadi salah satu penampilan yang spesial pada hari kedua Java Jazz Festival 2026. Bahkan sebelum pertunjukan dimulai, area panggung sudah dipenuhi penonton yang rela berdiri berjam-jam demi mendapatkan posisi terbaik. Grup asal Seoul tersebut memang menjadi salah satu line-up yang paling dinanti sepanjang festival ini.

Baca Juga: Java Jazz Festival 2018 Ramaikan Malam Minggu Kawula Muda

Begitu Wave to Earth naik ke atas panggung, suasana langsung berubah riuh. Penonton bernyanyi bersama sejak lagu pertama dimainkan. Lagu-lagu seperti “Are You Bored”, “Daisy”, “Sunny Days”, hingga “Bad” sukses membuat satu area festival larut dalam nuansa dreamy khas band tersebut. Sorakan penonton bahkan terdengar hingga area lain di dalam gedung festival.

John Cha, salah satu personil Wave to Earth saat tampil dalam Java Jazz Festival 2026, Sabtu (30/05/26). (ULTIMAGZ/Tiffany Michiko P.)

Malam itu menjadi pengalaman pertama salah satu penonton, Cheryl, yang menyaksikan Wave to Earth secara langsung. “Emang udah nunggu dari lama dan happy bisa dapat posisi pas di belakang barikade.” ujarnya saat ULTIMAGZ pada Sabtu (05/30/2026). Penggemar lain yang berada di barikade panggung juga membawa poster dan berbagai bentuk dukungan lain untuk band favorit mereka, membuat suasana konser terasa lebih personal. Setelah penampilan berakhir, seluruh personel maju ke bagian depan panggung, membungkuk ke arah penonton, lalu membagikan pick gitar dan stik drum ke arah kerumunan.

Ella Mai tampil memukau dalam Java Jazz Festival 2026, Sabtu (29/05/26). (ULTIMAGZ/Tiffany Michiko P.)

Di sisi lain venue, Ella Mai tampil dengan nuansa yang sangat berbeda. Penampilannya sempat mengalami sedikit penundaan karena suara dari panggung Wave to Earth terdengar begitu dominan. Meski begitu, penonton tetap bertahan memenuhi area konser hingga pertunjukan dimulai.

Ella Mai, yangi terkenal dengan gaya lagu R&Bnya, membawakan sejumlah lagu hits seperti “Whatchamacallit”, “Shot Clock”, dan “How”. Java Jazz 2026 merupakan pertunjukkan pertamanya di Indonesia dan sang penyanyi tidak enggan untuk menyampaikan terima kasihnya kepada para penonton.

Memasuki malam, hujan mulai turun di area luar festival. Namun, kondisi tersebut tidak membuat keramaian berkurang. Banyak pengunjung tetap bertahan menggunakan payung dan jas hujan demi menyaksikan penampilan artis favorit mereka hingga selesai.

Jika dibandingkan dengan hari pertama, suasana festival pada hari kedua terasa jauh lebih padat. Sejak siang, arus pengunjung terus memenuhi area dalam maupun luar NICE PIK 2. Perpindahan antar panggung menjadi lebih ramai, terutama menjelang penampilan musisi-musisi utama malam itu.

Sejumlah penampil lokal juga turut memeriahkan hari kedua Java Jazz. Overtunes kembali tampil setelah sempat vakum dan membawakan sejumlah lagu populer mereka, sekaligus memperkenalkan lagu baru yang belum dirilis. Penampilan mereka disambut antusias oleh para penggemar yang sudah memenuhi area panggung sejak awal set dimulai.

Baca Juga: Jacob Collier Tampil Memukau di Java Jazz Festival 2025 Setelah 9 Tahun

Selain konser utama, hari kedua juga dipenuhi berbagai proyek kolaborasi spesial. Harvey Malaiholo bersama Barsena Bestandhi tampil dalam “Tribute to Indonesian Divas” sebagai penghormatan bagi karya musisi perempuan Indonesia. Sementara itu, Dave Koz and Friends Summer Horns menghadirkan permainan instrumen.

Malam kedua kemudian ditutup lewat penampilan Earth, Wind & Fire Experience by Al McKay yang sukses menghidupkan suasana festival dengan deretan lagu ikonik lintas generasi.

 

Penulis: Belva Putri Paramitha

Editor: Kezia Laurencia

Foto: ULTIMAGZ/Tiffany Michiko Putri

Tags: Artikelartikel 2026day 2 java jazz 2026ella maiella mai java jazzjava jazzjava jazz 2026line up java jazzline up java jazz 2026wave to earthwave to earth java jazz
Belva Putri Paramitha

Belva Putri Paramitha

Related Posts

Event

Puncak Perayaan Java Jazz 2026: Dari Energi Slank hingga Romantisme Daniel Caesar

June 5, 2026
Event

Jon Bastite Ramaikan Hari Pertama JavaJazz Festival 2026

June 5, 2026
Event

Pentas Besar KataK ke-79 Angkat Kisah “The Legend of White Snake”

June 2, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 + ten =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021