• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Friday, June 5, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Event

Puncak Perayaan Java Jazz 2026: Dari Energi Slank hingga Romantisme Daniel Caesar

Belva Putri Paramitha by Belva Putri Paramitha
June 5, 2026
in Event
Reading Time: 2 mins read

Daniel Caesar menjadi salah satu special line-up yang paling dinantikan pada Java Jazz Festival 2026, Minggu (31/05/26). (ULTIMAGZ/Tiffany Michiko P.)

0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.COM – Hari terakhir myBCA International Java Jazz Festival 2026 menjadi puncak kemeriahan festival yang telah berlangsung selama tiga hari. Ribuan pengunjung kembali memadati NICE PIK 2 untuk menyaksikan deretan penampilan musisi lokal maupun internasional. Dari energi penuh semangat yang dibawa Slank, penampilan emosional Yura Yunita, hingga konser Daniel Caesar yang menjadi salah satu momen paling dinantikan sepanjang festival, malam penutupan Java Jazz 2026 berlangsung meriah hingga akhir.

Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian datang dari Slank. Meski telah puluhan tahun berada di industri musik Indonesia, energi mereka di atas panggung tetap terasa liar dan penuh semangat. Penampilan mereka dipenuhi nuansa punk dan alternatif yang langsung membakar suasana stadion.

Baca Juga: Jacob Collier Tampil Memukau di Java Jazz Festival 2025 Setelah 9 Tahun

Slank sukses menarik perhatian penonton pada hari ketiga Java Jazz Festival 2026, Minggu (31/05/26). (ULTIMAGZ/Tiffany Michiko P.)

Penonton Slank datang dari berbagai generasi. Banyak anak muda dan dewasa yang juga ikut memenuhi area konser dan bernyanyi bersama sepanjang penampilan berlangsung. Aksi mereka diawali dengan lagu “Bang Bang Tut”. Slank menyajikan setlist yang mengombinasikan deretan hit legendaris seperti “Tong Kosong” dan “Mawar Merah”.

Setelah suasana panas ala Slank, Yura Yunita membawa atmosfer yang lebih hangat dan emosional. Ia membuka penampilannya dengan “Duhai Sayangku” sebelum melanjutkan sejumlah lagu lain seperti “Harus Bahagia” dan “Dunia Tipu-Tipu”. Dengan gaun berkilau dan gaya khasnya yang enerjik, Yura berhasil membuat satu stadion ikut bernyanyi bersama.

Namun, puncak malam terakhir benar-benar terjadi ketika Daniel Caesar akhirnya naik ke atas panggung. Sejak sore, area myBCA Hall sudah dipenuhi penonton yang ingin menyaksikan penyanyi R&B asal Kanada tersebut. Bahkan, penampilannya menjadi salah satu konser dengan tiket paling cepat habis di Java Jazz tahun ini.

Musisi asal Kanada ini membawakan lagu-lagu hits, di antaranya “Always”, “Get You”, dan “Who Knows”. Daniel terlihat memainkan gitar akustiknya sambil bernyanyi di atas panggung, mengenakan kaos putih dan celana jeans sederhana.

Di luar deretan konser besar, Java Jazz 2026 juga menghadirkan banyak pengalaman interaktif yang membuat festival terasa lebih hidup. Salah satu yang menarik perhatian adalah penggunaan maggot untuk mengelola limbah makanan festival hingga diklaim mampu mengurangi sampah organik sampai 80%. Inisiatif ini menjadi salah satu langkah Java Jazz dalam menghadirkan festival yang lebih ramah lingkungan.

Area sponsor juga dipenuhi berbagai aktivitas interaktif. Salah satunya adalah Glambot, stan video dengan lengan robot yang memungkinkan pengunjung membuat video slo-mo layaknya berada di karpet merah. Stan tersebut ramai dipadati pengunjung yang ingin mengabadikan momen mereka selama festival berlangsung.

Selain itu, terdapat pula vending machine dari Jumpstart yang bekerja sama dengan Java Jazz. Pengunjung bisa mendapatkan berbagai hadiah merchandise gratis dengan mengikuti akun media sosial dan memainkan permainan di mesin tersebut.

Baca Juga: Nyoman Paul Debut di Java Jazz Festival 2025 dengan Album LUAP

Presiden Direktur Java Festival Production, Dewi Gontha, menyebut bahwa Java Jazz bukan hanya festival musik, melainkan bagian dari ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata Indonesia yang terus berkembang setiap tahunnya. Pernyataan itu terasa relevan melihat bagaimana festival ini tidak hanya menghadirkan konser, tetapi juga mempertemukan komunitas, budaya populer, industri kreatif, hingga berbagai pengalaman hiburan dalam satu ruang besar yang sama.

Selama tiga hari, Java Jazz 2026 membuktikan bahwa festival ini masih memiliki daya tarik yang kuat di tengah perubahan tren musik dan hiburan. Dari penampilan intim hingga konser megah yang dipenuhi ribuan penonton, Java Jazz tetap menjadi ruang pertemuan bagi musik, nostalgia, dan pengalaman kolektif yang sulit dilupakan. Bagaimana Ultimates? Hari apa yang menurut kalian paling menarik?

 

Penulis: Belva Putri Paramitha

Editor: Kezia Laurencia

Foto: ULTIMAGZ/Tiffany Michiko Putri

Tags: Artikelartikel 2026daniel caesardaniel caesar java jazzday 3 java jazz 2026java jazzjava jazz 2026line up java jazzline up java jazz 2026slankslank java jazzYura Yunitayura yunita java jazz
Belva Putri Paramitha

Belva Putri Paramitha

Related Posts

Event

Wave to Earth hingga Ella Mai Jadi Sorotan di Hari Kedua Java Jazz 2026

June 5, 2026
Event

Jon Bastite Ramaikan Hari Pertama JavaJazz Festival 2026

June 5, 2026
Event

Pentas Besar KataK ke-79 Angkat Kisah “The Legend of White Snake”

June 2, 2026
Next Post

Wave to Earth hingga Ella Mai Jadi Sorotan di Hari Kedua Java Jazz 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 5 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021