SERPONG, ULTIMAGZ.com – Direktur atau Sutradara Zach Cregger, kembali sukseskan genre horor ke layar lebar lewat film Resident Evil di Jumat (18/09/2026). Setelah mendapat banyak pujian berkat kemampuannya dalam film Weapons, ia kembali membawa gaya khasnya dalam waralaba populer Resident Evil.
Film ini sendiri dimulai dengan Bryan, seorang kurir medis, yang berusaha mengantarkan paket penting ke salah satu rumah sakit di Racoon City. Di tengah salju dan suasana yang mencekam, ia bertekad membawa barang titipan itu dengan selamat. Namun, perjalanannya tidak selalu berjalan mulus.
Baca juga: Demam TCG: Hobi, Koleksi, dan Nilai di Balik Kartu
Kisah Baru yang Tidak Kalah Menarik
Mendapat skor 96% di Rotten Tomatoes, Cregger berhasil membawa nuansa baru di dunia Resident Evil. Berbeda dari film-film dahulunya, dilansir dari hollywoodreporter.com, Cregger mengungkapkan bahwa ia sengaja meninggalkan tokoh-tokoh dari seri sebelumnya. Menurutnya, kisah mereka telah disampaikan dengan sempurna melalui permainan yang telah ada.
Sebagai pemain sendiri, sutradara horor-komedi itu mengungkapkan harapannya agar para penggemar dapat memahami visi yang ingin dibawanya melalui film ini. Seperti permainan Resident Evil lainnya yang penuh kejutan, film ini tidak menghilangkan elemen tersebut dan menambah keseruannya dengan sisipan komedi khas Cregger.
Bentuk cintanya juga tergambar dari bagaimana film ini diambil. Penonton diajak seolah-olah sedang memainkan game itu sendiri melalui adegan demi adegan, termasuk penggunaan sudut pandang first-person (FPS) dan over-the-shoulder (OTS).
Tokoh yang Terlalu Relatable
Namun, bukan hanya kejutan yang membuat film ini terasa mirip dengan pengalaman bermain Resident Evil. Karakter Bryan yang terasa relate, juga jadi salah satu daya tarik yang membuat perjalanan ini terasa semakin hidup.
Baca juga: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Kinki? Membedah Format About a Place in the Kinki Region
Tidak hanya mengandalkan cerita baru, film ini juga dipenuhi berbagai adegan yang terasa familiar bagi pemain Resident Evil. Mulai dari zombie hingga berbagai detail kecil yang menjadi easter egg (pesan tersembunyi) bagi yang mengikuti waralabanya. Adegan-adegan tersebut terasa menyenangkan tanpa harus menghilangkan identitas film sebagai sebuah cerita baru.
Jika bagi penggemar lama, kehadiran easter egg sekaligus sisi teknis memberi rasa nostalgia. Maka bagi penonton baru, film ini menawarkan teror dan kejutan yang dapat dinikmati tanpa harus sepenuhnya memahami setiap referensi yang diberikan.
Penulis: Annabelle Chloe
Editor: Celine Valleri
Foto: imdb.com
Sumber: rottentomatoes.com, hollywoodreporter.com




