Dilema Fleksibilitas Waktu dalam Pengembangan RPKPS

Potret Sebagian dari Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara. (ULTIMAGZ/Brian Nathaniel Valenska)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com Perubahan Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS) di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara (UMN) tidak memiliki waktu tenggat. Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan terdapat pengembangan RPKPS selama masa perkuliahan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Program Studi Jurnalistik F.X. Lilik Dwi Mardjianto pada Kamis (15/08/19).

“RPKPS sudah ada sebelum mata kuliah ditawarkan. Pengembangan RPKPS sangat mungkin dilakukan selama perjalanan perkuliahan. Justru dosen didorong untuk mengembangkan RPKPS, menambahkan hal yang baru atau mengurangi hal yang sudah usang,” ujar Lilik.

Senada dengan Lilik, Ketua Program Studi Komunikasi Strategis Inco Hary Perdana menyampaikan bahwa RPKPS pada dasarnya bisa diperbaharui setiap tahun sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. Inco menambahkan bahwa sifat RPKPS bukan harga mati. 

“Waktu untuk mengubah RPKPS tergantung pada kebutuhan dan kesepakatan dosen-dosen pengampu mata kuliah tersebut,” jelas Inco melalui pesan singkat kepada reporter Ultimagz.

Di sisi lain, salah satu dampak dari fleksibilitas waktu pengubahan RPKPS telah dirasakan oleh July Cindy Etika selaku mahasiswa Jurnalistik angkatan 2017 yang mengikuti kelas Visual Story Telling (VST).  Pada Senin (12/08/19), dosen pengampu kelas A mata kuliah VST belum dapat menyampaikan materi karena RPKPS masih dalam tahap pengembangan.

“Senang kalau kelasnya kelar cepat, tapi kayak nggak dapat apa-apa. Soalnya kita udah bayar (uang kuliah) mahal. Jadinya rugi gitu,” kata July. 

Menurut perhitungan pembayaran uang kuliah semester ganjil 2019/2020 untuk Fakultas Ilmu Komunikasi angkatan 2017, mahasiswa diwajibkan membayar Rp1.395.000,00 untuk 14 pertemuan mata kuliah VST (3 SKS). Artinya jika tidak ada materi yang diberikan pada 1 pertemuan, mahasiswa rugi sebesar Rp99.643,00.

Mendengar hal ini, Lilik menegaskan bahwa sebenarnya hasil pembaharuan RPKPS di semester lalu dapat dipakai untuk pengajaran semester ini. Jika ada pengembangan RPKPS, dosen terkait dapat memberitahukannya kepada Kepala Program Studi (Kaprodi) dalam 3 periode, diantaranya pada awal memulai semester, menjelang Ujian Tengah Semester (UTS), dan Ujian Akhir Semester (UAS). Lilik menambahkan bahwa perubahan RPKPS tidak akan mengganggu perancangan soal tertulis maupun proyek mahasiswa untuk UTS dan UAS.

“Soal sudah dibuat dan dikumpulkan 2 minggu sebelum hari pertama minggu UTS atau UAS. Lalu soal itu masuk ke Kaprodi untuk dicek kesesuaian soal dengan RPKPS terbaru. Kalau tidak sesuai dengan RPKPS terbaru yang ada di kami, ya kami koordinasi lagi dengan dosen,” tutur Lilik.

 

Penulis: Agatha Lintang, Charlenne Kayla, dan Elisabeth Diandra Sandi

Editor: Nabila Ulfa Jayanti

Foto: Brian Nathaniel Valenska