IBU Beri Edukasi Lalu Lintas dalam U-Care 2019

Ikatan Bikers UMN (IBU) sedang menjelaskan mengenai rambu lalu lintas pada U-Care 2019 yang diselenggarakan di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Sabtu (14/09/19).
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Ikatan Bikers UMN (IBU) memberikan edukasi tentang lalu lintas dalam U-Care 2019, Sabtu (14/09/19). Edukasi ini diberikan pada peserta U-Care yang terdiri dari anak-anak asal panti asuhan di sekitar Universitas Multimedia Nusantara (UMN). IBU menjadi salah satu dari 13 pemberi materi yang terdiri dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Lembaga Semi Otonom (LSO), dan komunitas yang ada di UMN.

Dalam kesempatan ini, IBU memberikan materi tentang rambu-rambu lalu lintas yang ada di jalan. Mereka menggunakan media video dan gambar-gambar dari rambu lalu lintas untuk mempermudah penjelasan ke peserta yang masih pada usia dini. Selain itu, komunitas motor ini juga memberi penjelasan mengenai cara berkendara yang baik, terutama bagi penumpang mengingat peserta masih di bawah umur.

Humas IBU Raja Ali Thalib mengatakan bahwa edukasi ini dirasa sangat penting bagi anak-anak. Menurutnya, walaupun belum boleh mengendarai kendaraan, penumpang juga harus mengetahui aturan-aturan yang ada di jalanan. “Harapannya ketika mereka menjadi penumpang, mereka bisa mengingatkan orang yang mengendarai kendaraan agar tidak melanggar aturan,” ucap Raja.

Raja selaku Humas Ikatan Bikers UMN (IBU) saat diwawancarai di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) pada Sabtu (14/09/19).

Raja juga mengatakan bahwa dalam kesempatan ini, IBU tidak hanya mengenalkan rambu-rambu lalu lintas. Ada pula penjelasan mengenai dampak jika rambu-rambu lalu lintas ini tidak ditaati oleh pengguna jalan.

“Kita juga bilang kalau melanggar aturan bisa terjadi kecelakaan. Nah, dengan ini kan kita bisa mengantisipasi terjadinya kecelakaan sebagai cara untuk mengurangi angka kecelakaan yang cukup tinggi,” jelas Raja.

Koordinator Acara U-Care Maria Soterini mengatakan bahwa pihaknya memberi kebebasan pada setiap organisasi yang membawakan materi kepada peserta. Rini bilang, ini menjadi pembeda dengan U-Care pada tahun lalu karena sebelumnya materi sudah disiapkan oleh panitia dan organisasi hanya membawakannya.

Maria Soterini sebagai Koordinator Acara U-Care 2019 saat diwawancarai di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) pada Sabtu (14/09/19).

“Kita kasih kebebasan ke mereka untuk memberi materi yang sesuai dengan ciri khas dari tiap-tiap organisasi karena U-Care ini menjadi wadah untuk organisasi-organisasi tersebut mengeksplorasi diri,” ujar Rini.

Meskipun diberi kebebasan, Rini mengatakan tetap ada batasan materi yaitu mengenai target umur peserta. Ia menjelaskan bahwa setiap materi yang dibawakan harus sesuai dengan target umur peserta yang berada di kisaran 7-14 tahun. “Meskipun ada materi yang terlalu berat dan terlalu ringan,” tutur Rini.

U-Care merupakan bagian dari pagelaran UMN Festival yang memberi wadah untuk UKM, LSO, dan komunitas yang bergerak di bidang sosial dan sains. Selain U-Care, adapula Ulympic sebagai wadah untuk UKM olahraga dan Future untuk UKM di bidang seni dan budaya.

Penulis: Adrianus Dwi Octaviano

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: Kyra Gracella