Fotografi Human Interest Menurut Hendra Lesmana

Hendra Lesmana selaku fotografer profesional menjadi pembicara dalam Photostory Workshop yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Obscura di Summarecon Digital Center, Minggu (22/5).
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – “Momen adalah hal yang penting yang harus Anda tangkap dalam fotografi. Jika momen tersebut Anda lupakan, maka jangan berbicara tentang fotografi,” ujar fotografer profesional Hendra Lesmana dalam Photostory Workshop yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Obscura di Summarecon Digital Center, Minggu (22/5). Workshop tersebut merupakan rangkaian dari acara Prismatik: Diverse The Light, yang diselenggarakan oleh Obscura.

Hendra dalam workshop tersebut menjelaskan dan memberikan tips dalam memotret sebuah foto bertemakan human interest.

“Topik kita berangkat dari foto-foto yang ditampilkan dari pameran ini yang berawal 80 persennya dari human interest,” ujar Hendra membuka workshop-nya. Ia kemudian melanjutkan pembicaraan dengan pemahaman foto human interest menurut dirinya.

“Ketika Anda berada di suatu tempat dan Anda yakin di suatu tempat terdapat aktivitas kemanusiaan, datang ke tempat itu, dan lihat. Dan Anda cari sendiri kegiatan tersebut,” tuturnya sambil memamerkan sebuah foto nelayan di pinggir pantai yang ia ambil dengan lensa kit. Baginya, foto bertemakan human interest tidak berpengaruh akan warna, baik warna di belakang objek atau objek manusia itu sendiri.

“Kalau bicara human, pasti harus ada manusia. Walau background-nya perahu tetapi fokusnya tetap manusia,” tambahnya.

Hendra kemudian menunjukkan sebuah foto hasil salah satu peserta pameran, di mana seorang wanita paruh baya menjadi objeknya. “Kalau bicara tentang human interest, tolong jangan takut,” pungkas Hendra. Yang ia maksud adalah, foto tersebut menjadi tidak “berbicara” karena diambil dari belakang. “Alasan susah, alasan diomeli keamanan, adalah harga yang harus dibayar bagi kita yang mencintai human interest,” paparnya.

 

Hendra pun menutup workshop-nya dengan menyimpulkan tiga poin penting dalam fotografi human interest, yakni alat yang baik, pengetahuan fotografi yang baik, serta menghilangkan rasa takut dan malas. “InshaAllah, pasti foto Anda bagus,” tutup Hendra.

 

Penulis : Evan Andraws

Editor : Alif Gusti Mahardika

Fotografer : Debora Darmawan