Ruang Soal Terkunci Sebabkan UTS Hari Terakhir Pukul 08.00 Terlambat

Upaya pembukaan ruang soal di dalam ruang BAAK Gedung A Universitas Multimedia Nusantara, Jumat (19/10/18). Pembukaan ruangan secara paksa diakibatkan oleh tidak ditemukannya kunci ruang tersebut menjelang ujian pukul 08.00 WIB di hari itu. (ULTIMAGZ/Ivan Jonathan)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Ujian Tengah Semester (UTS) ganjil 2018-2019 hari terakhir yang dilaksanakan pada Jumat (19/10/18) lalu mengalami keterlambatan pada jadwal ujian pertama hari tersebut. UTS yang seharusnya dimulai pukul 08.00 WIB terpaksa dimundurkan nyaris satu jam akibat kunci Badan Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) yang menjadi lokasi penyimpanan soal UTS tidak ditemukan.

“Waktu saya lihat ke dalam (ruang BAAK Gedung A) pintu sudah terbuka, tapi masih menunggu soalnya belum keluar, jadi kami menunggu juga di dalam situ. Ada yang menunggu di luar ruangan, ada yang menunggu di dalam,” tutur Pius Pope, salah satu dosen yang hendak mengawas ujian pada hari itu.

Meski ruang BAAK telah dibuka, para pengawas belum dapat mengakses soal ujian lantaran terdapat di ruang soal yang masih terkunci.

Menurut cerita Pope, pada 08.00 semua pengawas ujian masih menunggu di depan ruang BAAK. Dia yang tak ada di tempat sejak awal kejadian pun diceritakan oleh pengawas lainnya bahwa kunci pintu ruang soal dalam ruang BAAK tersebut tak kunjung ditemukan. Pintu tersebut akhirnya dibuka secara paksa. Selama usaha membobol pintu, upaya lain dilakukan dengan membolongi plafon di depan ruang tersebut agar dapat masuk dan mengambil soal melalui plafon dalam ruang tersebut.

 

Kondisi plafon atas di depan ruang soal pada Ruangan BAAK Gedung A Universitas Multimedia Nusantara usai dibuka, Jumat (19/10/18). Pembukaan tersebut bertujuan untuk mengambil soal ujian di ruang tersebut lantaran tidak ditemukannya kunci ruangan. (ULTIMAGZ/Ivan Jonathan)

 

Upaya ini mengakibatkan beberapa pengawas dapat langsung bertolak ke ruang ujian masing-masing untuk segera memulai ujian. Namun, karena soal dikeluarkan sedikit demi sedikit melalui plafon atas, tak semua pengawas mendapat soal pada saat bersamaan. Pope sendiri mengakui bahwa sekitar pukul 08.30 dia telah menerima soal dan menuju ke kelas yang diawasnya untuk memulai ujian.

Tepat pukul 08.37, ruangan berhasil dibuka dan soal dapat terdistribusi kepada para pengawas. Pun demikian, ujian tidak dimulai pada waktu yang bersamaan. Mahasiswa jurnalistik 2016 yang hendak melaksanakan ujian Produksi Radio di kelas C201 mulai sekitar pukul 09.00, sedangkan di beberapa kelas lainnya sudah dimulai lebih dahulu. Namun, waktu ujian tersebut tetap 120 menit dari waktu mulai.

Sayangnya tidak ada informasi dari BAAK langsung sejak awal yang sempat menimbulkan tanda tanya dari peserta UTS. Ketika dimintai informasi setelah kejadian, BAAK pun enggan memberikan komentar.

Terdapat beberapa jurusan yang melaksanakan UTS pada pukul 08.00. Peserta UTS yang dimaksud antara lain mahasiswa Jurnalistik 2016, Strategic Communication 2016, Strategic Communication 2015, Sistem Informasi 2016, Desain Komunikasi Visual 2018, Manajemen 2017, dan Akuntansi 2016.

Buntut dari kejadian ini, beberapa mahasiswa menilai adanya ketidaksiapan dari BAAK dalam menyiapkan UTS.

“Gue merasa BAAK tidak profesional. Kita biasanya 15 menit terlambat saja enggak boleh. Sekarang, bahkan hampir satu jam. Seharusnya BAAK bisa lebih siap,” ujar Chrisnadi, mahasiswa Strategic Communication 2016.

Lebih dari itu, ada pula mahasiswa yang merasa terganggu, dan menganggap waktu yang digunakan untuk menunggu seharusnya bisa dimanfaatkan untuk hal lainnya.

 “Terganggu sih sebenarnya karena mau balik ke Bekasi, waktu gue istilahnya jadi sia-sia. Harusnya tadi gue bisa ngerjain dan konsentrasi. Akhirnya karena telat jadi nggak konsentrasi juga,” ujar Steven Sung, mahasiswa Jurnalistik 2016.

 

Penulis: Geofanni Nerissa Arviana & Ivan Jonathan

Editor: Gilang Fajar Septian

Foto: Ivan Jonathan

  • Weswew

    Apa ya berita kaya ini harus ditulis dan semua orang tau?