Beragam Aktivitas Tunjukkan Aksi Komunitas Perempuan

Para panitia foto bersama dengan mengenakan kebaya dalam acara Perempuan Tangguh Sebangsa bertajuk Lawan Kekerasan dan Pelecehan pada Perempuan yang diadakan di Freeware Space, Pela Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/04/17).
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Sebangsa dan Komunita.ID menggelar acara bertajuk ‘Perempuan Tangguh Sebangsa’ pada Sabtu (29/04/17) di Freeware Space, Pela Mampang, Jakarta Selatan. Acara yang terdiri dari berbagai aktivitas ini sendiri mengangkat tema ‘Lawan Kekerasan dan Pelecehan Pada Perempuan’.

Dalam kegiatan kali ini Sebangsa dan Komunita.ID yang merupakan media sosial dan situs bagi berbagai komunitas mencoba menyebarkan awareness terkait isu-isu perempuan. Menurut Founder Sebangsa dan Komunita.ID Indira B. Widjonarko, acara ini sengaja dimulai di bulan April karena ingin merayakan semangat emansipasi perempuan.

“Kami sengaja menyelenggarakan acara ini di bulan April untuk merayakan semangat emansipasi perempuan yang dipelopori oleh R.A Kartini,” tuturnya

Aktivitas hari itu dimulai dengan aksi cap jempol sebagai bentuk dukungan pada korban kekerasan dan pelecehan, lalu dilanjutkan dengan kegiatan workshop pembuatan statement jewelry dari material daur ulang yang bertuliskan #PerempuanBangga yang bekerjasama dengan komunitas creator Depok dan BSD. Menurut Indira gelang tersebut merupakan cerminan kepedulian dan kekuatan perempuan Indonesia.

“Gelang ini tak hanya mencerminkan kepedulian perempuan Indonesia terhadap pelestarian lingkungan hidup, tapi juga kekuatan perempuan Indonesia dalam melepaskan segala belenggu dalam hidupnya,” jelasnya.

Pada sesi selanjutnya yaitu pemutaran film Hush semakin banyak peserta yang datang dan memenuhi acara tersebut. Antusiasme juga terlihat saat bedah film diadakan bersama para pembuat film dan editor dari film tersebut. Acara ditutup dengan Talkshow yang dihadiri oleh beberapa narasumber dari dari Lentera Sintas, Hollaback! Jakarta, Yayasan Pulih, perEMPUan dan #savejanda. Beberapa hal yang dibahas pun memberikan banyak pengetahuan baru bagi para peserta, bahkan salah satu narasumber Mutiara Proehoeman yang juga merupakan founder dari #savejanda pun memberikan kesaksiannya yang sempat menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Penulis: Ariefiani Elfrida Mastina

Editor: Kezia Maharani Sutikno

Foto: Yohanes A. Yogie