ENCORE 2020: Sudah Paid Promote Tetap Tak Laku? Ikuti 4 Tips Ini!

ENCORE 2020
Internet Marketing Lead Tokopedia Krishna Nugraha dalam acara ENCORE 2020, Sabtu, (26/09/2020). (Foto: Kompas Corner)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com — Mengangkat tema “Ultimate Guide to Digital Marketing for Beginner”, ENCORE 2020 ajak mahasiswa  untuk kreatif dalam melakukan pemasaran secara daring (26/09/2020). Kompas Corner selaku penyelenggara mengundang Internet Marketing Lead Tokopedia Krishna Nugraha sebagai narasumber.

Pada kesempatan ini, Krishna mengajarkan teori 4P dalam melakukan strategi jualan. Ia berujar bahwa jika ingin dagangan kita laku, keempat poin ini tidak boleh terlewatkan satu pun, yaitu:

  1. Product

Dalam pembuatan produk, tiga hal yang harus diperhatikan yakni brand, manfaat, dan pengemasan. Tiga poin ini saling terhubung dan tidak dapat terpisahkan.

“Digital marketing tanpa diimbangi dengan branding akan sia-sia. Misalkan saya beli headphone Marshall, yang saya ingat adalah Marshall sebagai branding, bukan sebagai produknya.”

Ia menyatakan bahwa penjual harus memahami betul kesiapan produk yang akan mereka tawarkan. Bukan hanya untuk sekali jual, tetapi dengan harapan pembeli memesan produk itu kembali.

  1. Price

Tentukan harga ideal untuk produk kita. Pastikan harganya dapat bersaing di pasaran. Selain harga, pastikan juga kita memberikan penawaran seperti potongan harga, bundling deals, hingga opsi cicilan.

“Kita sangat tau bahwa orang Indonesia sangat sensitif dengan harga.”

  1. Promotion

Terkait promosi, ada dua poin yang harus dimengerti oleh penjual. Pertama, sebelum menjual kita harus membuat orang mengenal dan mengerti produk yang ditawarkan. Dalam hal ini konten berperan penting dalam memberikan nilai terhadap barang dagangan.

“Konten bukan cuma soal jualan, tapi jual cerita. Jangan sampai followers kamu masih dikit, postingan kamu masih sedikit, kamu gak serius ngurusin profil social media kemudian kamu bikin ads. Sudah pasti iklan kamu akan boncos.”

Kedua adalah teliti dari mana calon pelanggan potensial datang, baik daring maupun luring. Pelajari lalu lintas halaman promosi yang paling ramai sehingga iklan menjadi efektif seperti Instagram, Twitter, dan Tiktok. Kelompokkan dan lihat saluran yang memiliki potensi terbesar untuk mendapatkan pembeli. Selalu ingat bahwa konten promosi yang dibuat harus selaras dengan branding yang kita ciptakan sehingga tepat sasaran.

“Jangan pernah nyalahin tempat promosi kalau barang dagangan kita gak laku.”

  1. Place

Maksudnya di sini adalah pelajari demografi tempat kita ingin berjual. Kumpulkan data daerah tersebut mulai dari jarak umur, gender, ketertarikan, dan sebagainya.  Data tersebut kemudian menjadi pegangan kita untuk membuat materi promosi.

“Selalu ikuti tren dan pelajari SEO”

Edisi pertama ENCORE 2020 bertujuan untuk membekali mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara dalam menghadapi bisnis di dunia digital. Kompas Corner berharap agar kedepannya mereka mampu menghadirkan acara berkualitas dengan narasumber yang tidak kala spesial.

Penulis: Jairel Danet Polii

Editor: Abel Pramudya 

Foto: Kompas Corner