Gelaran Ketujuh Music Gallery Jadi Wadah Musisi Indie Tanah Air

Konferensi pers The 7th Music Gallery sesi pertama menghadirkan Abdul Defashah selaku Project Officer dan Imam Pramudita selaku Vice Project Officer untuk menjelaskan tentang tema tahun ini. Konferensi pers berlangsung di Kuningan City pada Sabtu (25/2/17).
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Music Gallery, sebuah festival musik gagasan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), kembali lagi dalam tahun ketujuh mereka dengan mengusung tema ‘Urban’ dan tetap menampilkan performa dari band-band indie lokal.

“Sifatnya sih sebagai wadah bagi musisi lokal. Kita bertujuan untuk memberi wadah buat musisi indie di Indonesia,” tutur Project Officer Abdul Defashah dalam konferensi pers di Kuningan City pada Sabtu (26/2/17).

Tujuan ini terlaksana dengan baik ketika melihat line-up yang didominasi musisi indie lokal.

Imam Pramudita, Vice Project Officer The 7th Music Gallery
Imam Pramudita, Vice Project Officer The 7th Music Gallery

Tahun ini merupakan tahun kedua Music Gallery akan digelar di Kuningan City. Menurut Imam Pramudita selaku Vice Project Officer, venue ini sesuai dengan esensi tema mereka yakni suasana perkotaan dengan lokasi rooftop sehingga menampilkan latar belakan pemandangan kota.

Selain menampilkan musik, Music Gallery juga memberikan unsur seni dalam acaranya. Sama seperti tahun lalu, Music Gallery akan mengadakan pameran mural juga membuka submisi artwork berupa foto, lukisan, sketsa, pahatan, dan lainnya.

Sejak dua tahun lalu, Music Gallery berhasil mengundang musisi internasional untuk tampil. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan inspirasi pada skema musik indie Indonesia. Tahiti 80 menjadi band internasional yang hadir dalam gelaran pertama Music Gallery. Kemudian setahun setelah itu, tepatnya pada the 6th Music Gallery, mereka berhasil membawa Panama dan The Last Dinosaur untuk turut memeriahkan panggung.

Imam mengaku, mengatur line-up musisi yang akan diundang merupakan suatu tantangan. Baginya, diperlukan perhatian khusus dan riset agar benar-benar mengetahui apa yang diinginkan mayoritas masyarakat.

Acara yang akan diselenggarakan di Ballroom Kuningan City pada Sabtu (11/3/17) ini akan menampilkan musisi internasional yakni Honne, dilengkapi dengan suguhan musisi lokal di antaranya Stars and Rabbit, Bin Idris, Seringai, Bedchamber, The Trees and the Wild, Polka Wars, Ballads of the Cliché, Peonies, dan Ikkubaru.

Penulis: Valerie Dante

Editor: Kezia Maharani Sutikno

Foto: Evelyn Leo