Menyoroti Kegigihan Ibunda Jusuf Kalla dalam Film “Athirah”

(Kiri-Kanan) Sutradara Riri Riza beserta dengan dua pemeran utama dan produser Athrah, Christoffer Nelwan, Cut Mini dan Mira Lesmana kala menghadiri Press Conference film Athirah, Kamis (22/9)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Setelah maraknya film yang mengangkat kisah tokoh terkenal Indonesia seperti Ir. Soekarno dan B.J. Habibie, kali ini giliran kisah ibu dari Jusuf Kalla, Athirah, yang mendapat adaptasi film. Digarap oleh duo sutradara-produser Riri Riza dan Mira Lesmana, ‘Athirah’ akan dirilis pada 29 September 2016 mendatang di bawah naungan rumah produksi Miles Film.

Secara garis besar, film yang diangkat dari novel berjudul sama karya Alberthiene Endah tersebut akan menceritakan perjuangan Athirah (Cut Mini) ketika mendampingi suaminya, Puang Ajji (Arman Dewarti), dari nol hingga sukses. Walau sempat dimadu oleh Puang Ajji dan menghadapi gunjingan tetangga, Athirah tetap mencoba bertahan. Namun pada akhirnya, ia memutuskan untuk membawa anak-anaknya pergi meninggalkan suaminya. Ceritapun bergulir seputar kegigihan Athirah mencari akal untuk menafkahi anak-anaknya dan perjuangan Jusuf Kalla remaja yang kerap kali disapa sebagai Ucu (Christopher Nelwan) demi mendapatkan hati Mufida (Indah Permata Sari).

Sepanjang cerita, ‘Athirah’ yang mengambil latar di Bugis, Makassar pada tahun 1950-an tersebut dibumbui oleh budaya dan elemen-elemen Sulawesi Selatan yang kental. Salah satunya adalah keberadaan sarung Bugis yang menjadi unsur penting dalam film dan adegan makan bersama yang dipenuhi dengan makanan khas Sulawesi.

“Pasti banyak yang bertanya kenapa di film ini banyak adegan makan siang dan makan malam bersama yang menunya adalah ikan bandeng khas Sulawesi, berbeda dengan ikan bandeng yang kita tahu sehari – hari. Ini dikarenakan dalam ‘Athirah’ kami ingin menonjolkan budaya Sulawesi Selatan,” ungkap Riri Riza dalam jumpa pers seusai screening film di Epicentrum XXI, Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Untuk menciptakan suasana yang menyerupai aslinya, para pemain bahkan diminta untuk mempelajari bahasa daerah. Malah pemeran ayah Jusuf Kalla, Arman Dewanti, merupakan sutradara sekaligus aktor asli Sulawesi Selatan. Lokasi pengambilan gambar juga diusahakan agar menyerupai kondisi Makassar pada tahun 1950-an, termasuk pencarian barang-barang antik dari kolektor untuk digunakan sebagai properti film.

Ada yang unik dari film ‘Athirah’ yang membuat Jusuf Kalla terkaget-kaget. Pasalnya pada film tersebut, Christoffer Nelwan yang memerankan versi muda dirinya malah tidak banyak berdialog dan hanya memainkan ekspresinya saja. Padahal, sewaktu kecil dan remaja Jusuf Kalla merupakan pribadi yang cerewet.

“Melihat Ucu pas remaja, Pak JK (Jusuf Kalla) sampai kaget. Dia bilang kalau dia itu nggak pendiam kayak di film, dia itu cerewet, ngomong terus,” imbuh Mira menyampaikan pendapat dari Jusuf Kalla seusai menyaksikan ‘Athirah’. Film ini akan memiliki original sountrack gubahan Endah N Rhesa dengan judul Ruang Bahagia. Nantikan perilisan film ini pada 29 September 2016 mendatang ya, Ultimates!

Penulis : Christian Manafe
Editor : Monica Devi Kristiadi
Foto : Christian Manafe
Sumber : rappler.com, kompas.com