• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Friday, June 5, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Event

Tarian Kisah Seorang Prajurit

Ghina Ghaliyah by Ghina Ghaliyah
July 17, 2014
in Event
Reading Time: 1 min read
0
SHARES
607
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang prajurit yang mahir bermain biola bernama Yusuf rela menukar jiwanya kepada iblis agar keinginannya terpenuhi. Keinginan itu berangkat dari keserakahan tahta dan harta yang ditawarkan oleh sang iblis. Cerita itulah yang dipentaskan dalam pertunjukan tari bertajuk L’ Histoire du soldat yang berlangsung di Teater Salihara, Pasar Minggu, Jakarta.

Pertunjukan L’ Histoire du Soldat atau Kisah Seorang Prajurit yang digelar pada Sabtu dan Minggu (11-12/07/2014) ini menghadirkan cerita tentang manusia dan cengkeraman kuasa kapitalisme. Hal tersebut diwakili oleh wujud iblis.

Naskah pertunjukan ini diadopsi cerita rakyat Rusia The Runaway Soldier dan The Devil yang ditulis oleh Swiss CF Ramuz dan komposer Igor Stravinsky pada 1918. Goenawan Mohamad lalu menyesuaikan teks menjadi lebih pendek. Teks terjemahan yang kaku dipecah oleh Goenawan sehingga kekuatan narasi lakon dapat menonjol.

Kisah yang dihadirkan dalam pertunjukan ini pun menyimpan sebuah tanda tanya besar. Benarkah iblis adalah iblis dan manusia adalah manusia? Kisah ini lalu menggambarkan iblis dan manusia sebagai sebuah keterkaitan proses tanpa akhir.

Dalam pertunjukan ini, koreografer keturunan Indonesia-Belanda, Gerard Mosterd menghadirkan tarian dengan nafas Jawa. Tarian tersebut dibawakan oleh Siko Setyanto, Rury Avianti dan Hendro Yulianto. Gerakan tiga penari ini menggambarkan suasana hati Yusuf dan Iblis yg seringkali bergonta-ganti.

Adapun narasi dibacakan oleh aktor yang juga penari, Rudy Wowor. Rudy menghidupkan dialog antara iblis dan Yusuf sang protagonis menggunakan botol untuk merepresentasikan tokoh iblis dan wayang untuk mewakili tokoh Yusuf.

Walau keseriusan begitu terasa dalam kisah ini, suasana yang jenaka pun dibawakan. Hal itu dapat ditemukan baik melalui gerakan-gerakan lucu yang dibawakan oleh penari, maupun teks yang dibacakan oleh sang narator atau dalang. Tak hanya menghibur, pertunjukan ini pun berhasil menghadirkan makna dari kisahnya.

[divider] [/divider] [box title=”Info”] Penulis: Ghina Ghaliya
Editor: Sintia Astarina
Foto: Dok. Salihara[/box]

 

Ghina Ghaliyah

Ghina Ghaliyah

Related Posts

Event

Pentas Besar KataK ke-79 Angkat Kisah “The Legend of White Snake”

June 2, 2026
Fun run Unveiling UMN Festival
Berita Kampus

Unveiling UMN Festival 2026 Hadirkan Fun Run untuk Pertama Kalinya

May 31, 2026
Hasil workshop ecoprinting dari seorang peserta Nirvana Roots yang diselenggarakan oleh UMN ECO di Gedung D, Universitas Multimedia Nusantara, Kamis (21/05/26).
Berita Kampus

Dukung Reforestasi, UMN ECO Hadirkan LindungiHutan dan Workshop Ecoprint

May 27, 2026
Next Post

Indahnya Menyusuri Jurnal Kenangan di Bangkok

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 2 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021