“Dark”: Lebih dari Sekadar Perjalanan Waktu

Poster serial Dark yang tayang di Netflix. (foto: dark.netflix.io)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Bicara soal perjalanan waktu, rasanya konsep ini sudah tidak asing ditemui dalam berbagai film dan serial televisi. Dark merupakan salah satu serial Netflix dari Jerman yang juga mengangkat tema tersebut. Namun, lebih dari itu, Dark memasukkan berbagai unsur lain di dalam alur cerita, mulai dari, misteri, keluarga, percintaan, dunia paralel, hingga ilmu pengetahuan.

Dalam wawancara pada kanal YouTube HeyUGuys, salah satu pemeran utama dalam Dark, Louis Hofmann, menyebutkan bahwa saat pertama kali ia membaca naskah serial tersebut, ia merasa serial tersebut luar biasa. Hal ini disebabkan oleh alurnya yang kompleks dan tidak dapat ditebak.

“Menurut saya, serial ini menarik karena memiliki berbagai lapisan tema dan dijelaskan dari  berbagai persepektif. Berangkat dari sebuah serial yang terlihat ‘normal’, disusul dengan misteri dan elemen-elemen supernatural, lalu tiba-tiba penonton mulai memasuki sebuah tema besar tentang perjalanan waktu. Bagi saya, serial ini menakjubkan dan akan membuat orang ingin terus-menerus menonton,” ujar pemeran karakter Jonas Kahnwald tersebut.

Dark pada awalnya menceritakan mengenai kasus menghilangnya Mikkel, anak dari keluarga Neilsen yang tinggal di Winden, sebuah kota kecil di Jerman. Setelah ditelusuri, rupanya Mikkel terjebak pada masa 33 tahun sebelum tahun 2019, tahun 1986. Dalam pengejaran mencari kebenaran, berbagai karakter dalam serial tersebut mengungkap konspirasi perjalanan waktu, hubungan empat keluarga yang berulang dan terkoneksi, serta sejarah kota Winden yang sebenarnya.

 

Alur yang Kompleks dan Karakter yang Saling Mempengaruhi

Sesuai dengan tagline Dark, “the end is the beginning”, setiap karakter dalam serial tersebut memiliki peran yang penting, kuat, dan saling memengaruhi. Hubungan karakter yang terikat ini tidak memungkinkan penonton melihat serial ini hanya dari satu perspektif. Tidak berhenti pada banyaknya jumlah karakter, dalam serial Dark, setiap karakter memiliki perjalanan mereka masing-masing, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Penonton harus cermat dalam mengamati perubahan waktu, alur yang maju-mundur, dan juga dunia paralel.

Setiap karakter yang saling terhubung juga berpengaruh dalam hubungan percintaan dan keluarga yang ikut berbelit menjadi sebuah lingkaran. Hubungan percintaan dan membangun sebuah keluarga di dunia Dark bukan sekadar soal dua orang yang jatuh cinta, melainkan selalu terdapat rahasia, kepura-puraan, dan konsekuensi yang dilakukan oleh setiap karakter. Silsilah keluarga yang becabang, berbelok, dan berbalik arah di Dark menjadikan pohon keluarga di serial tersebut sangatlah panjang dan membingungkan.

 

Nikmati dan Cermati

Kental dengan nuansi science fiction, Dark banyak membicarakan mengenai fisika kuantum, dualisme, penjelajah waktu, dan time loop. Dark termasuk serial yang memiliki alur yang lamban dan penuh dengan teka-teki pada setiap episodenya. Maka dari itu, setiap petunjuk harus diurai dengan cermat agar dapat mengerti gambaran besar sebenarnya. Menariknya, serial ini juga memberikan banyak plot twist yang tidak pernah terduga dan selalu membuat penonton terkagum.

Saat menonton serial yang disutradarai oleh Baran bo Odar dan Jantje Friese ini, penonton disarankan untuk tidak membaca sinopsis dan berekspektasi. Nikmati dan biarkan imajinasi hanyut dalam keruwetan alur serial ini yang tampak tidak masuk akal di awal. Namun, seiring dengan berjalannya serial selama tiga musim, semuanya akan terjawab.

Akhir kata, meskipun serial Dark terdengar memusingkan, serial ini wajib Ultimates tonton karena ia jenius dan imajinatif dengan pengambilan gambar dan latar yang indah.

 

Penulis: Keisya Librani Chandra

Editor: Charlenne Kayla Roeslie

Foto: dark.netflix.io

Sumber: netflix.com, youtube.com, hitekno.com, thedisplay.net