Mengenal Persahabatan Remaja Indonesia 90-an dalam Film “Bebas”

Salah satu adegan dari film "Bebas" dengan hadirnya Geng Bebas versi Remaja (kiri-kanan) Zulfa Maharani (Gina), Baskara Mahendra (Jojo), Sheryl Sheinafia (Kris), Maizura (Vina), Agatha Pricilia (Jessica), dan Lutesha (Suci). (Foto: grid.id).
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Mengadaptasi film asal Korea, Sunny, rumah produksi Miles Film sekilas menerjemahkannya ke Tanah Air menjadi film Bebas. Memiliki prestasi dan ide cerita yang menarik, Bebas dikisahkan serupa tapi tak sama dengan film Sunny. Film yang digarap oleh Riri Riza ini menggunakan ide cerita Sunny menjadi latar alur untuk film Bebas. Dengan tetap mengusung tema persahabatan anak SMA, Bebas disesuaikan dengan budaya tahun 90-an di Indonesia dan keadaan saat ini. 

Bebas mengisahkan persahabatan 5 perempuan dan 1 laki-laki yang akhirnya bertemu kembali. Bebas menggunakan latar waktu saat umur 23 tahun, setelah mereka terpisahkan saat SMA. Film Bebas lebih menyorot Vina (Marsha Timothy) yang tidak sengaja kembali bertemu dengan sahabat sekaligus ketua gengnya, Kris (Susan Bacthiar). Pertemuan tersebut membuat Vina bertemu juga dengan anggota gengnya yang lain, yaitu Jessica (Indi Barrens), Jojo (Baim Wong), dan Gina (Widi Mulia). 

Para pemeran Geng Bebas versi dewasa saat mereka reuni, (kiri-kanan) Susan Bachtiar (Kris), Marsha Timothy (Vina), Widi Mulia (Gina), Indi Barrens (Jessica), dan Baim Wong (Jojo). (Foto: IMDB)

Film Bebas mengajak penonton hanyut dalam baluran alur maju-mundur. Akan ada beberapa adegan di masa kini yang membuat Vina kilas balik ke masa lalu. Adegan kilas balik tersebut membantu penonton untuk lebih memahami ide cerita yang sesungguhnya. Tak hanya itu, Bebas juga ingin mengajak generasi saat ini untuk mengenal Indonesia pada tahun 1995 silam.

Film Bebas juga mengajak penonton untuk mengingat kembali masa-masa remaja. Sebagai penulis naskah film Bebas, Gina S. Noer dan Mira Lesmana membalut cerita dengan celetukan dan adegan komedi dari para karakter. Sifat dan laga para karakter pun berhasil diceritakan dengan jelas seiringnya film berjalan.

Tidak hanya mengisahkan persahabatan, film milik Miles Film ini juga mengangkat kisah romansa remaja saat tahun 90-an. Walaupun begitu, romansa yang hadir mudah diterima untuk semua generasi, dilansir dari alinea.id. Latar waktu tahun 90-an dipilih sutradara karena tahun tersebut merupakan periode Indonesia mengalami banyak perubahan. 

Konflik yang hadir dalam film Bebas terbilang ringan. Tidak terlalu sulit bagi penonton untuk mengikuti cerita ketika konflik mulai dibentuk hingga penyelesaiannya. Sayangnya, ada beberapa bagian cerita yang seakan menghilang dari alur cerita. Namun, bagian tersebut berhasil ditutupi oleh adegan maupun dialog yang menyentuh perasaan penonton.

 

Pemilihan Pemeran Utama 

Bagaimana Riri dan Mira memilih aktor dan aktris yang terlibat patut diacungi jempol. Duo ini cenderung memilih aktor dan aktris pemeran utama yang terbilang ‘baru’ dengan maksud wajah mereka jarang muncul dalam film layar lebar sebagai karakter utama. Contohnya yaitu pemeran geng Bebas remaja, seperti Sheryl Sheinafia (Kris), Agatha Pricilia (Jessica), Zulfa Maharani (Gina), Lutesha (Suci), Baskara Mahendra (Jojo), dan pendatang baru Maizura (Vina). Aktor dan aktris remaja ini dapat dikatakan berhasil memerankan dengan apik sebagai karakter saat remaja dan dewasa sekaligus. 

Melansir dari beritagar.id, terlibatnya banyak nama terjadi lantaran terdapat dua latar waktu, yaitu tahun 1995 dan saat ini. “Film Bebas memegang rekor sebagai film produksi Miles Films dengan jumlah pemain terbanyak. Karena itu prosesnya berlangsung seru dan heboh,” kata Riri

Bebas memperoleh nilai 7.7/10 di IMDB dan 8/10 di bioskoptoday.com. Bebas sudah hadir di layar lebar Indonesia sejak 3 Oktober 2019. Bagi Ultimates yang ingin menonton film yang punya cerita ringan, film ini menjadi pilihan yang menarik. Selain itu, Ultimates juga bisa mengajak teman untuk reuni sekaligus menonton Bebas yang kini masih diputar di beberapa bioskop.  

Penulis: Rachel Rinesya

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: grid.id, IMDB

Sumber: beritagar.id, alinea.id