“Long Way Down” Suguhkan Cerita Kehidupan dalam Prosa

Novel "Long Way Down" karya Jason Reynolds. (Foto: mashable.com)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Melihat saudara kandung tertembak dengan mata kepala sendiri merupakan hal yang mengerikan dan tidak diinginkan semua orang. Sayangnya, kejadian tersebut menimpa Will. Dengan tekad yang kuat, Will ingin balas dendam atas hilangnya nyawa Shawn, kakaknya dalam buku Long Way Down.

Sejak awal, pembaca langsung dihadapkan dengan kejadian yang memulai konflik masalah dari cerita tersebut. Dengan alur cerita maju, cerita diilanjutkan dengan proses Will, seorang remaja laki-laki keturunan Afrika-Amerika, yang hendak balas dendam.

Dalam buku karya Jason Reynolds tersebut, diceritakan bahwa ada peraturan yang pernah diajarkan Shawn pada Will yang masih berumur 15 tahun. Peraturan tersebut berlaku ketika mereka menyaksikan kejadian penembakan di lingkungan tempat tinggal Will. Tiga peraturan tersebut yaitu jangan menangis, jangan mengadu, dan balas dendam. 

Hal yang menarik dari Long Way Down adalah berlatar hanya pada satu tempat dengan karakter yang tidak banyak. Latar berfokus saat Will berada di dalam lift gedung tempat tinggalnya. Pun, karakter yang cenderung diulang-ulang namanya juga membantu pembaca untuk tidak lupa dengan nama karakter lainnya. 

Dalam bukunya, Jason Reynolds berhasil mengemas agar pembaca tidak terlalu mementingkan latar dengan menonjolkan karakter-karakter yang hadir dan menemani Will di setiap lantai. Setiap karakter yang hadir punya peran yang berarti dalam hidup Will. 

Novel bergenre young adult ini ditulis dengan format prosa, tidak seperti novel pada umumnya. Karena dikemas dengan bait dan bukan paragraf, setap bagian pada novel juga dibagi per lantai karena Will diceritakan sedang berada dalam lift.

Melansir dari npr.com, Jason mengatakan bahwa ia memang menyukai prosa dan ingin orang-orang membaca prosa, terutama di Amerika. Menurutnya, tingkat literasi di sana tidak tinggi, apalagi bagi remaja laki-laki.

“Pekerjaan saya adalah melakukan sesuatu untuk membantu dan mengetahui bahwa pembaca bisa menyelesaikan ini (bukunya) dalam 45 menit. Itu sangat berarti untuk saya,” katanya dalam wawancara dengan npr.com. Jason juga menambahkan bahwa karyanya diharapkan dapat membuat anak muda untuk suka membaca dan berpikir.

Karya Jason Reynolds ini telah rilis pada Oktober 2017 dan juga hadir versi terjemahan bahasa Indonesia. Long Way Down memperoleh rating 4.4/5 dari goodreads.com dan mendapatkan nilai 5/5 dari Common Sense Media.

 

Penulis: Rachel Rinesya Putri

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: mashable.com 

Sumber: goodreads.com, npr.com, kirkusreviews.com