“Modern Loneliness”, Curhatan Lauv Tentang Kesendirian

Tangkap Layar video klip "Modern Loneliness" yang diunggah ke YouTube pada Kamis (20/02/20). (Foto: YouTube Lauv)
Share:

SERPONG,ULTIMAGZ.com — Musisi Lauv kembali merilis single barunya yang berjudul Modern Loneliness pada Kamis (20/02/20). Lagu ini merupakan curhatan hati dari sang penyanyi tentang kesendirian yang sering ia rasakan walaupun sedang berada di sekitar orang lain.  

Pelantun lagu I Like Me Better mengakui bahwa ini adalah salah satu lagu favoritnya karena ia mencoba untuk menggambarkan bagaimana pandangannya tentang kesendirian di zaman sekarang. Modern Loneliness menjadi lagu yang sangat berarti bagi Lauv.

“Ini lagu yang super, sangat berarti bagiku. Aku merasa seperti hari ini, aku sudah terbiasa tidak pernah sendirian, tetapi tetap merasa sendirian. Sangat mudah untuk merasa benar-benar terisolasi, bahkan jika ada orang di sekitar Anda. Saya hanya berpikir inilah kondisi yang dirasakan banyak orang di generasi saya,” ujar Lauv kepada MTV. 

Belum lagi potongan liriknya yang sangat apa adanya tampak seperti sesuatu yang memang pernah dialami oleh sosok penyanyi berumur 25 tahun ini. Seperti yang dijelaskan pada mtv.com, sumber kesepian yang dialami Lauv tampaknya merupakan salah satu jenis depresi. 

We’re never alone but always depressed

Modern Loneliness adalah salah satu lagu yang masuk dalam daftar album “How I’m Feeling”. Beberapa bocoran lagu lainnya yang akan masuk di dalam album “How I’m Feeling ialah I’m So TiredSad ForeverFeelings, dan Changes. Kabarnya album ini akan rilis pada awal Maret ini. Dalam proses peluncurannya, Lauv sempat merasa benar-benar gugup.

“Aku benar-benar gugup karena ada banyak getaran berbeda di album ini. Beberapa dari mereka (lagu), aku pikir akan jauh berbeda dari apa yang orang harapkan. Akan tetapi, mereka benar-benar bagian penting. Sebagai seorang seniman, aku pikir ini adalah pertama kalinya aku benar-benar menjelajahi setiap aspek tentang siapa diriku dan jenis musik yang ingin aku buat,” jelas Lauv.

 

 

Penulis: Geiska Vatikan Isdy 

Editor: Elisabeth Diandra Sandi

Foto: sonora.id

Sumber: gadis.co.id , creativedisc.com , mtv.com , jogja.tribunnews.com