“Miroir Concert: Mind & Soul”, Konser USO yang Suarakan Self Love

Penampilan UMN Symphony Orchestra dalam membawakan lagu berjudul "Merakit" yang dikomposisi oleh Yura Yunita dan diaransemen oleh William Limas, dalam acara Miroir Concert dengan tema Mind Soul yang diselenggarakan melalui online streaming Goplay dan Loket pada Sabtu (05/12/20). (ULTIMAGZ/Titus Chrisna Yoga)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com — UMN Symphony Orchestra (USO) mempersembahkan sebuah konser musik orkestra perdana dengan menampilkan 10 lagu. Bertajuk “Miroir Concert: Mind & Soul”, acara ini diadakan pada Sabtu (05/12/20) secara live streaming dengan konsep musikal menarik dikemas melalui animasi.

Ketua USO Ellen Thenia menjelaskan bahwa tema ini diangkat berdasarkan kehidupan sehari. Tema ini mencerminkan ketika mayoritas manusia, terutama anak muda yang sangat memperhatikan penampilannya.

“Tak dipungkiri, anak kecil pun dapat berpikirian serupa. Memperhatikan penampilan tidak ada salahnya, tetapi yang menjadi perhatian adalah ketika kita memandang rendah penampilan orang lain yang tubuhnya tidak proposial, parasnya biasa saja, dan lain sebagainya. Lebih parahnya bisa terjadi pembullyan.”

Meski perundungan kadang diucapkan dengan intonasi bercanda, tetapi dampak dari sebuah kalimat bisa menyakiti hati orang lain dan berakibat fatal. Ini merupakan salah satu alasan, pada konser perdana USO mengangkat tema bertajuk “Mind & Soul”. Harapannya, adanya konser ini bukan menjadi ajang konser semata, tetapi dapat memberikan dampak positif kepada orang lain.

Untuk mendukung hal ini, USO menampilkan 10 lagu bertema self love yang terdiri dari Ku bahagia, Pilu Membiru, Melangkah Pagi, Lagu Untuk Matahari, Malaikat Juga Tahu, Untuk Hati Yang Terluka, Sikap Duniawi, Pelukku untuk Pelikmu, Tak Harus Sempurna, dan Merakit.

Pemilihan 10 judul lagu itu bukan tanpa alasan. Berdasarkan observasi lapangan, kesepuluh lagu tersebut merupakan kumpulan lagu yang paling banyak didengar. Menurut Ellen, keseluruhan lagu yang dipilih pun memiliki benang merah mengenai impian, harapan, kenangan, menyembuhkan dari luka, dan kepercayaan diri.

Untuk mendukung nuansa syahdu, USO juga menyelipkan potongan-potongan animasi di sela-sela lagu yang dimainkan. Perpaduan antara animasi dan lantunan melodi lembut menambah keindahan konser dan menciptakan sesuatu yang berbeda di dalam penampilan orkestra.

“Animasi tersebut bertujuan untuk mendukung tema sehingga pesan dapat tersampaikan dengan baik, maka kami memutuskan untuk menggunakan selingan cerita di antara lagu dengan menggunakan animasi,” sambung Ellen.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Ika Yanuarti yang turut hadir menyaksikan konser ini menyampaikan bahwa USO telah menjadi salah satu UKM yang sangat aktif dan produktif. Hal ini nampak jelas dari karya-karya yang mereka tampilkan pada saat wisuda UMN dan event-event yang lain.

“Setelah konser ini, USO diharapkan terus berkarya menghasilkan karya musik yang bagus, permainan yang solid dan kompak antar anggota USO. Juga menjadi sarana untuk mengembangan bakat dan talenta yang dimiliki dalam bidang musik. Teruslah menjadi mahasiswa yang berkembang dalam bidang musik, untuk dapat dinikmati oleh masyarakat,” ungkapnya saat memberi kata sambutan.

 

Penulis: Sr. Angela Siallagan FCJM

Editor: Andi Annisa Ivana Putri

Foto: Titus Chrisna Yoga