GoGreener Carbon Offset: Peran Gojek Mengurangi Emisi Karbon

GoGreener Carbon Offset
Ilustrasi GoGreener Carbon Offset pada aplikasi Gojek (Foto : Gizmologi.id)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Apakah Ultimates pernah mendengar soal emisi karbon? Tak hanya menggunakan kendaraan bermotor, aktivitas manusia dalam menggunakan alat-alat elektronik seperti AC, laptop, dan kulkas termasuk ke dalam jejak karbon, lho!

Jika dibiarkan terus-menerus, emisi karbon dapat berbahaya bagi lingkungan dan juga bumi yang merupakan rumah kita. Maka dari itu, untuk mengatasi hal tersebut Gojek menciptakan fitur baru pada aplikasi bernama GoGreener Carbon Offset yang dapat membuat penggunanya ikut serta mengurangi emisi karbon dengan menanam pohon.

Bekerja sama dengan Jejak.in dan Lindungi Hutan, GoGreener Carbon Offset ini diliris pada September 2020 silam. Namun, pada bulan Februari 2021, Gojek menambahkan fitur baru pada GoGreener Carbon Offset. Sebelumnya, kalkulator karbon yang memiliki fungsi untuk menghitung jejak karbon berdasarkan jarak tempuh kendaraan bermotor dalam satu hari, telah bertambah menjadi dapat pula menghitung jejak karbon berdasarkan seberapa lama pengguna menggunakan alat elektronik dalam satu hari. Fitur ditambahkan agar dapat lebih relevan dengan pengguna karena banyaknya aktivitas di rumah semenjak pandemi.

Kalkulator karbon merupakan fitur yang memungkinkan pengguna Gojek untuk menghitung jejak karbon yang telah dihasilkan lalu merubahnya menjadi jumlah banyak pohon yang dibutuhkan untuk menghapus jejak tersebut. Perhitungan di kalkulator karbon ini menggunakan rekomendasi ilmiah berdasarkan peraturan pemerintah Indonesia dan berbagai referensi dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC).

Selain itu, Gojek juga menambahkan lokasi penanaman pohon yang dapat pengguna pilih, kapan pohon itu akan ditanam, dan setelah pohon yang pengguna beli sudah ditanam, pengguna akan dapat mengeceknya melalui fitur live dashboard. Dengan ini, segala uang yang telah pengguna salurkan akan transparan dan berkelanjutan.

Pohon yang akan ditanam merupakan pohon mangrove yang memiliki daya serap karbon tinggi, dapat melindungi daerah pesisir dari erosi, menjaga terumbu karang dari sedementasi, dan rumah dari ekosistem darat dan laut. Penanaman pohon-pohon ini akan dilakukan pada beberapa wilayah seperti Kawasan Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk, DKI Jakarta, Konservasi Mangrove Pesisir Bedono, Demak, Jawa Tengah, Konservasi Laskar Taman Nasional Mangrove Park Bontang, Kalimantan Timur, Lokasi Rehabilitasi Mangrove Desa Wonorejo, Surabaya, dan Mangrove Edupark Tambakrejo, Semarang. Periode penanaman pun dapat pengguna lihat sebelum membayar aktivitas penanaman pohon tersebut. Segala kelanjutan penanaman pohon pun akan diinfokan oleh Gojek melalui E-mail para pengguna yang telah membayar.

Sebagai penduduk bumi, sudah merupakan tanggung jawab manusia untuk menjaga, merawat, dan mencintai alam. Oleh karena itu, Gojek melahirkan inovasi pertama di dunia agar masyarakat dapat ikut serta dengan mudah dalam menyeimbangkan jejak karbon di bumi.

Reporter: Keisya Librani Chandra 

Editor: Xena Olivia

Sumber: Gojek Indonesia, liputan6.com

Foto: gizmologi.id