Silent Partner, Solusi untuk Hilangkan Dengkuran

Silent Partner membantu kita untuk menghilangkan dengkuran.
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Terkadang kita, atau teman kita suka ngorok atau mendengkur ketika tidur. Bagi sebagian orang, hal ini sangat mengganggu. Namun, delapan ahli fisika dan komputer asal San Francisco, Amerika Serikat, menemukan inovasi untuk mengatasi masalah itu.

Natanael Eyal, Yoni Bazak, Haim Rozenboim, Lian Idan, Yael Ukeles, Yaron Shmerkin, Adam Tal, dan Ran Cory adalah penemu alat yang diberi nama Silent Partner. Alat ini membantu penggunanya untuk menghilangkan mendengkur.

Menggunakan teknologi penumpas bising Active Noise Cancellation (ANC), cara penggunaan Silent Partner cukup praktis. Cukup menyalakan alat dan menaruhnya di tengah batang hidung, dijamin dengkuran tidak akan terdengar. Bagaimana cara kerjanya?

Silent Partner yang didanai oleh sumbangan publik melalui website indiegogo.com ini, menggunakan gelombang suara dengan amplitudo yang sama, namun gelombang itu berbanding terbalik dengan suara dengkuran. Saat frekuensi dengkuran seperti garis bergelombang terdeteksi alat ini, gelombang yang berasal dari Silent Partner akan menabraknya, sehingga suara dengkuran akan hilang. Agar berfungsi sempurna, alat jangan dipasang lebih dari 20 sentimeter dari lubang hidung.

Komponen alat ini terdiri atas ruang resonansi, sensor, pengeras suara, pengendali mikro, dan penguat daya. Semua komponen terpasang pada dua bagian utama Silent Partner. Bagian itu berbentuk pipih, seukuran jempol. Untuk menyalakannya, kita perlu menyiapkan dua baterai 1,4 volt.

Silent Reader
Deskripsi tombol Silent Reader

Silent Partner pada umumnya dapat bertahan hingga 12 jam. Bila baterai sudah habis, kita bisa mengisi ulang dayanya dengan menggunakan kawat mini-USB dan charger telepon seluler.

Riset mengenai temuan ini dimulai pada Januari 2016, dan baru selesai pada bulan Mei ini. Namun, pihak peneliti telah mempresentasikan hasil karyanya di sejumlah media di luar negeri seperti Forbes, Discovery Channel, BBC, dan Yahoo.

Namun, produk ini masih akan dikembangkan oleh peneliti, dan akan dirilis untuk publik pada November 2016 nanti. Berdasarkan laman Silent Partner di indiegogo.com, kita bisa membeli alat ini melalui pre order, dan mendapatkan potongan harga khusus. Harganya pun beragam, mulai dari 67 sampai 133 dolar Amerika, atau sekitar 938ribu Rupiah.

 

Penulis: Theofilus Ifan Sucipto
Editor: Alif Gusti Mahardika
Sumber: silent-partner.co, indiegogo.com, Majalah Tempo
Gambar: silent-partner.co, fastcompany.net