• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Friday, April 24, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Iptek

Tren Photobox Kembali Mencuat, Apa Alasannya?

Faith Terresa Tiominar Tambunan by Faith Terresa Tiominar Tambunan
April 24, 2026
in Iptek, Lainnya
Reading Time: 3 mins read
Photobox dengan konsep klasik (vintage) di Australia.

Photobox dengan konsep klasik (vintage) di Australia. (vintagephotoboothhire.com)

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Semejak selesai pandemi, tren mesin foto otomatis (photobox) kembali populer di kalangan generasi Z. Beragam konsep yang ditawarkan kepada pelanggan menjadi salah satu daya tariknya. Mulai dari tema biasa hingga yang nyeleneh seperti konsep mesin cuci, kamar tidur, bahkan toilet. Namun, bagaimana photobox kembali populer dan melejit di kalangan generasi muda?

Melansir dari klasika.kompas.id, awal mula perkenalan photobox modern dilakukan oleh Anatol Marco Josepho pada 1925. Melalui mesin Photomaton, ia membawa inovasi mesin photobox otomatis dan mendapat kepopuleran yang melejit di kota New York.

Baca juga: Manifesto 13 Inci: Bagaimana Pesan dan Kepribadian Tersampaikan Lewat Stiker

Kepopuleran photobox tidak berhenti di Amerika Serikat. Banyak negara lain yang juga mengembangkan mesin photobox, termasuk di Asia. Awalnya, bilik foto yang paling sering ditemui adalah untuk foto paspor. Namun, lambat laun kepopuleran photobox mulai naik di Asia sejak munculnya tren Purikura.

Mungkin Ultimates familiar dengan tren ini, photobox dengan suntingan nyeleneh dari Jepang. Melansir bbc.com, mesin Purikura modern menawarkan penyuntingan foto yang canggih seperti mengubah warna riasan, kulit, serta bentuk wajah. Hasil dari suntingan yang unik ini menjadi faktor kunci popularitas Purikura di generasi muda, selain kepraktisan mengambil foto lewat mesin otomatis.

Di Indonesia sendiri, photobox sudah ada sejak awal 2000-an dan terbagi menjadi dua jenis, otomatis dan konvensional. Photobox konvensional dijalankan dengan staf yang berjaga untuk memotret pelanggan, sedangkan photobox otomatis dijalankan menggunakan mesin dengan mudah tanpa bantuan lain.

Populernya photobox di era pasca pandemi sebagian besar disebabkan oleh tren budaya Korea. Kembali melansir klasika.kompas.id, photobox masa kini memiliki daya tarik yang beragam hingga menjadi tren yang sangat digemari oleh generasi muda. Salah satunya adalah bingkai foto yang variatif dan unik, membuat para pengguna seolah-olah berfoto bersama idola K-pop atau karakter anime. Tidak hanya itu, banyak photobox juga menawarkan konsep bilik yang tak biasa hingga efek penyuntingan yang lucu.

Baca juga: Aksesori Tas Penunjuk Identitas: Tren Meramaikan Tas Dengan Aksesori

Efektivitas dan digitalisasi dari photobox juga meningkatkan minat dan ketertarikan  generasi muda. Kini, hasil dari pemotretan dapat langsung diakses dengan mudah hanya dari barkod Quick Respons (QR) yang disediakan penyedia layanan photobox.

Banyaknya perubahan dan penyesuaian zaman membuat kepopuleran photobox masih bertahan hingga saat ini. Bagaimana dengan Ultimates? Apakah Ultimates termasuk dari mereka yang tertarik dengan tren photobox?

 

 

Penulis: Faith Terresa Tiominar Tambunan

Editor: Celine Valleri

Foto: vintagephotoboothhire.com

Sumber: klasika.kompas.id, bbc.com

Tags: budaya populerfotoGen Zlifestylemesin fotopandemiPengetahuanperkembangan zamanphotoboxpopuler
Faith Terresa Tiominar Tambunan

Faith Terresa Tiominar Tambunan

Related Posts

Cuplikan dari gim Eye of the Match (store.steampowered.com)
Hiburan

Eye of the Match, Gim Simulasi Jadi Wasit VAR yang Penuh Tekanan

April 23, 2026
Ilustrasi anti kekerasan seksual yang terinspirasi dari karya “Tangan Bicara, Pelaku Tak Berdaya” oleh Diani Apsari. (ULTIMAGZ/Gabri Perboire)
Lainnya

Pelecehan Verbal Dianggap Banal, Sejak Kapan Komentar Seksual ‘Cuma Bercanda’?

April 20, 2026
Theresa Kachindamoto
Iptek

Theresa Kachindamoto: Kepala Suku yang Membatalkan Ribuan Pernikahan Dini

April 9, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − three =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021