Dari Obat Penawar Jadi Minuman Bersoda, Inilah Sejarah Coca-Cola

Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com –  Nama Coca-Cola mungkin sudah tidak asing lagi, dan mungkin kalian menyukai minuman ringan ini. Namun, tahukah kalian bahwa Coca-Cola awalnya adalah sebuah painkiller, atau penawar rasa sakit?

Coca-Cola awalnya dibuat sebagai painkiller oleh John S.Pemberton. Pria lulusan bidang farmasi di Philadephia University ini terlibat dalam perang saudara yang sempat terjadi di Amerika Serikat, dan perang tersebut menyebabkan luka di perutnya. Ia akhirnya memutuskan untuk membuat obat penawarnya sendiri, lantaran harga obat-obatan tersebut dulu mahal harganya.

Obat yang dibuatnya berasal dari koka (bahan dasar narkotika jenis kokain) dan biji kola. Biji kola yang dipakai Pemberton adalah French Wine Cola.Ia menghilangkan unsur koka pada obatnya karena pada saat itu minuman beralkohol dilarang.

Ia akhirnya memutuskan untuk menjualnya menjadi sebuah minuman, lantaran tidak sengaja mencampurkan sirup bersoda ke dalam larutan biji kolanya dan menghasilkan rasa yang enak.

Nama Coca-Cola sendiri bukan berasal dari Pemberton tapi dari sahabatnya, Frank M. Robinson. Menurut Robinson, dua huruf C yang menonjol akan laris bila diiklankan. Nama Coca-Cola juga berasal dari bahan dasarnya yaitu koka dan biji kola.

Coca-Cola pertama kali dijual di Soda Fountain Jacob’s Pharmacy seharga 5 sen. Namun, penjualan dibawah Pemberton tidak berhasil karena tidak mengalami peningkatan. Akhirnya, Coca-Cola dijual kepada Asa Griggs Candler. Taktik marketing yang dipakai oleh Candler sukses membawa Coca-Cola menjadi salah satu minuman ringan yang terpopuler hingga  saat ini.

 

Penulis: Josephine Valencia

Editor: Alif Gusti Mahardika

Sumber: www.gadis.co.id , www.wikipedia.org

Foto: gadis.co.id