Waspada Penyebaran Penyakit dalam Sampel Kosmetik

Ilustrasi seseorang sedang menggunakan sampel kosmetik di salah satu gerai kecantikan. (Foto: Beautynesia.id)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com — Ketika seseorang ingin membeli produk-produk kosmetik tertentu, biasanya ia mencoba sampel kosmetik yang tersedia di toko kecantikan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar dapat memastikan apakah produk tersebut cocok dengan yang diinginkan. Akan tetapi, penggunaan sampel kosmetik patut diwaspadai karena dapat menjadi medium penebar penyakit.

CBC News menemukan bahwa tidak semua sampel kosmetik yang ada di toko kecantikan dalam kondisi higienis. Produk-produk sampel yang kotor dapat menyebabkan penyakit konjungtivis (pink eye), jerawat, iritasi, dan infeksi pada kulit penggunanya. Hal ini disebabkan oleh kandungan bakteri Staphylococcus Aureus dan berbagai macam jamur yang ada di dalam sampel kosmetik kotor tersebut.

Penampakan bakteri Staphylococcus Aureus yang ada di dalam salah satu sampel kosmetik. (Foto: Youtube CBC News)

(Baca juga: 5 Cara Hindari Penyebaran Penyakit dari Sampel Kosmetik Kotor)

Sebagai buktinya, Elena Dovoyan pernah mengajukan gugatan pada label Sephora karena mengklaim dirinya terkena diagnosis herpes oral seusai mencoba sampel lipstik. Perempuan asal California, Amerika Serikat ini mengatakan bahwa ia tidak mengidap herpes sebelum melakukan kunjungan ke sana.

Dosen Ilmu Biomedis di Aston University Amreen Bashir menjelaskan, patogen (penyebab penyakit) yang mengakibatkan herpes memang bisa ditemukan pada produk kosmetik. Walaupun beberapa produk kosmetik mengandung pengawet, tetapi tetap dapat terkontaminasi jika digunakan dengan aplikator atau tangan yang tidak steril. Produk yang tidak tersimpan dengan baik di toko juga dapat mengundang bakteri penyakit tumbuh subur.

Apalagi, dalam kurun waktu sebulan produk sampel di toko-toko kosmetik dapat disentuh oleh puluhan, atau bahkan ratusan tangan. Belum lagi bila seseorang yang menyentuh sampel itu baru saja bersin atau batuk. Virus serta bakteri yang ada di tangan dapat berpindah ke sampel.

Meskipun ada bahaya yang mengintai pada sampel-sampel kosmetik, bukan berarti Ultimates harus antipati untuk menggunakan sampel. Apabila Ultimates ingin mencoba sampel kosmetik di toko kecantikan, hindari mencoba produk pada bagian wajah. Lebih aman jika Ultimates menggoreskan produk kosmetik tersebut pada punggung tangan.

 

 

 

Penulis: Elisabeth Diandra Sandi

Editor: Anindya Wahyu Paramita

Foto: Beautynesia.id, Youtube CBC News

Sumber: kompas.com, cnnindonesia.com, editorial.femaledaily.com