Ekspansi Red Bull dalam Dunia Sepak Bola

Ekspansi Red Bull dalam Dunia Sepakbola (Ultimagz)
Red Bull, perusahaan minuman berenergi asal Austria (Foto: Wallapapercave.com)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com — Dunia maya, khususnya Instagram, kembali digegerkan dengan beredarnya sebuah klub sepak bola baru. Hadir melalui Instagram, Red Bull Depok FC menjadi topik hangat pembicaraan bagi warganet.

Red Bull Depok FC muncul di Instagram sejak 3 April lalu, dan mengklaim akan bermain di Liga 3 Regional Jawa Barat tahun ini. Red Bull sendiri merupakan produsen minuman berenergi yang mensponsori beberapa klub dalam dunia olahraga. Beberapa tim yang disponsori adalah Red Bull Salzburg (Liga Austria), RB Leipzig (Bundesliga), dan New York Red Bulls (MLS). Bila memang benar terjadi kerja sama di antara kedua pihak, maka Red Bull dipastikan memiliki ‘cabang’ di Indonesia.

Sejenak kita menepi mengenai fenomena Red Bull Depok. Kali ini Ultimagz ingin mengajak Ultimates mengetahui lebih jauh tentang klub-klub yang berada di bawah naungan perusahaan minuman tersebut. Berikut beberapa klub yang telah diakuisisi.

  • Red Bull Salzburg

2005 menjadi awal bagi Red Bull mulai menjelajahi dunia sepak bola. Dimulai dari tempat kelahiran perusahaan ini sendiri, yakni Austria. Pada tahun tersebut, mereka mengakuisisi sebuah klub Austria yaitu SV Austria Salzburg. Setelah berhasil membeli Austria Salzburg, mereka memutuskan untuk merombak secara total identitas klub. Manajemen serta staf milik klub sebelumnya diganti. Warna identitas yang sebelumnya berwarna violet mengalami perubahan menjadi warna putih merah.

Beberapa bintang sepak bola Eropa yang lahir dari klub Austria ini seperti Sadio Mane, Takumi Minamino, dan Erling Haaland. Salzburg sendiri kini berada di posisi kedua Liga Austria.

  • New York Red Bulls

Sebelumnya klub yang bertanding di Major League Soccer (MLS) ini bernama New York MetroStars. Tahun 2006, klub tersebut dibeli oleh Red Bull dan kemudian berganti nama menjadi New York Red Bulls. Jersey, logo, hingga identitas klub dipermak habis-habisan untuk menjadi sebuah klub yang baru.

Thierry Henry menjadi salah satu pesepak bola top yang pernah merumput bersama New York Red Bulls. Henry tampil dalam 92 laga dengan berhasil mencetak 41 gol. Selain Henry, terdapat juga Tim Cahill dan Rafael Marquez yang pernah bergabung dengan klub asal New York ini.

  • RB Leipzig

Klub terakhir yang mengalami peningkatan luar biasa semenjak mengalami pengakuisisian adalah RB Leipzig. Klub yang sebelumnya bernama SSV Markranstädt dibeli pada 2009 dan memulai kiprahnya dari divisi 5 Liga Jerman. Akibat aturan sepak bola Jerman tidak memperbolehkan nama perusahaan menjadi nama klub, maka Leipzig berusaha mengakalinya. Klub mengakali penamaan klub menjadi RB Leipzig, dengan dalih RB merupakan singkatan dari “RasenBallsport”. “RasenBallSport” sendiri memiliki makna berupa lapangan sepak bola.

Kehadiran Leipzig dalam sepak bola Jerman menuai kritikan dan haters. Mereka memandang Leipzig terlalu berorientasi dengan bisnis tanpa memikirkan keberadaan kultur klub dan suporter. Meskipun demikian, RB Leipzig mampu melaju tahap pertahap hingga berada di Bundesliga. Prestasi terbesar klub baru ini adalah mampu melaju ke babak 8 besar Liga Champions Eropa musim ini dibawah asuhan Julian Nagelsmann.

Infografik

Ekspansi Red Bull dalam Dunia Sepakbola (Ultimagz)
Infografik klub-klub yang berada dibawah naungan Red Bull

Penulis: Frengky Tanto Wijaya

Infografik: Frengky Tanto Wijaya

Editor: Abel Pramudya

Foto: wallpapercave.com, seeklogo.com, footyrenders.com, wikipedia.org

Sumber: Kumparan.com, Goal.com, Wikipedia.org