“Dolittle”, Film Keluarga yang Jenaka dan Santai

Poster film Dolittle. (Foto: idntimes.com)
Poster film Dolittle. (Foto: idntimes.com)
Share:

I am not a prisoner of fear.” – Chee Chee

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – “Dolittle” merupakan film bergenre fantasi dan petulangan yang cocok untuk tontonan keluarga. Film yang disutradarai oleh Stephen Gaghan ini menggaet aktor Robert Downey Jr. sebagai pemeran utama, yaitu dr. John Dolittle. Tayangan yang dibalut dengan jenaka dan santai ini menceritakan kehidupan dr. Dolittle yang berubah drastis setelah ditinggal oleh istrinya, Lily.

Dalam film ini, dr. Dolittle merupakan seorang dokter hewan yang ternama di Inggris. Ia berpetualang bersama Lily untuk menyelamatkan hewan-hewan yang sakit dan menjadi korban kejahatan manusia. Namun, kehidupannya seakan jatuh ke jurang ketika Lily meninggal sewaktu berusaha mencari buah ajaib. Setelah itu, dr. Dolittle menutup diri dan rumahnya untuk mengasingkan diri bersama dengan hewan yang menjadi teman-temannya.

Kemudian pada suatu hari, dua orang anak kecil bernama Tommy Stubbins (Harry Collett) dan Lady Rose (Carmel Laniado) masuk ke dalam rumahnya secara sembunyi-sembunyi dan membuat dr. Dolittle terpaksa keluar dari karantina yang ia ciptakan. Saat pertama kali Stubbins dan Rose bertemunya, dr. Dolittle dikelilingi oleh beragam jenis hewan. Ada gorila yang pemalu bernama Chee Chee, beruang kutub yang menyukai kehangatan, dan burung yang bijaksana. Selain itu ada juga anjing yang baik dan penurut, monyet yang jahil, serta beragam binatang lainnya.

Pertemuan antara dr. Dolittle, Stubbins, dan Rose membuat dokter yang dapat berbicara dengan hewan ini harus memulai petualangan mencari buah ajaib. Pasalnya, Rose datang kepada dr. Dolittle agar ibunya yang merupakan Ratu kerajaan tersebut dapat sembuh dari sakitnya. Kisah petualangan dr. Dolittle bersama dengan Stubbins dan hewan-hewan peliharaannya memberikan gambaran dari rasa kekeluargaan yang erat dengan diselingi oleh lelucon ringan.

Alur penceritaan yang digunakan dalam film “Dolittle” mudah dimengerti dan cukup menarik sehingga akan sangat cocok untuk ditonton oleh anak kecil. Dengan nuansa kekeluargaan dan petualangan, banyak pesan-pesan moral yang dapat tersampaikan pada penonton.

Dari segi penyajiannya, penggunaan animasi dalam film ini sangat bagus dan memanjakan mata. Hal ini dilihat dari pemilihan warna yang apik dan terkesan layaknya film kartun ajaib yang penuh warna-warni serta berkilauan. Selain itu, pengisi suara teman-teman binatang dr. Dolittle menjiwai karakternya sehingga terdengar sangat sesuai dengan animasinya. Terlebih setiap dari hewan tersebut memiliki karakter yang kuat dan berhasil mencari perhatian penonton dengan tingkahnya.

Akan tetapi, kekurangan dari film “Dolittle” ini terletak pada kecepatan alur penceritaannya. Meski mudah dimengerti, tetapi jalannya alur berlangsung dengan cepat sehingga penonton kurang mendapatkan waktu untuk merasakan emosi ceritanya. Karakter dr. Dolittle sendiri juga tidak benar-benar ditunjukkan sebagai seseorang yang eksentrik dan aneh. Namun, kekurangan ini menjadi celah untuk karakter lain mendapatkan perhatian penonton, seperti karakter Chee Chee, seorang gorila yang sangat penakut tadi.

Film yang diproduksi oleh Universal Pictures ini akan sangat cocok untuk Ultimates yang ingin mencari tontonan yang ringan, tetapi berkesan. Selain itu, hiburan dari perilaku teman-teman dr. Dolittle akan membuatmu merasa lebih rileks dan dapat beristirahat sejenak dari kumpulan tanggung jawab yang memenuhi hari-harimu saat bekerja dari rumah.

 

Penulis: Ida Ayu Putu Wiena Vedasari

Editor: Elisabeth Diandra Sandi

Foto: idntimes.com

Sumber: imbd.com, cnnindonesia.com