Menelisik ‘Single’ Terbaru Barasuara ‘Guna Manusia’

"Guna Manusia" telah dirilis oleh Barasuara pada Jumat (21/09/18). Single terbaru ini akan masuk ke dalam album kedua Barasuara. (Sumber foto: CNN Indonesia)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Barasuara kembali meluncurkan single terbarunya setelah album Taifun rilis tahun 2015 silam. Single terbaru berjudul ‘Guna Manusia’ hadir bagi para penikmat suara dari Iga Massardi, Asteriska, dan Puti Chitara tepat pada tanggal 21 September 2018. Lagu Guna Manusia ini merupakan single kedua dari album kedua yang akan segera dirilis.

Lirik demi lirik disatupadukan yang memiliki arti di setiap katanya. Berbeda dengan lagu-lagu sebelumnya yang bernuansa folk, musik yang disajikan dalam lagu ini cukup modern dengan pemilihan suara dari gitar dan drum. Mereka yang mendengarkan lagu ini akan dengan mudah terbawa untuk menganggukan kepala karena musik yang upbeat dalam lagu ini.

Barasuara memang sudah dikenal sebagai band yang menggunakan lirik berkias dengan makna cukup dalam. Bahkan dalam salah satu lagunya yang berjudul ‘Hagia’, mereka memasukan kalimat doa Bapa Kami sebagai lirik lagu tersebut, dimana dalam lagu itu menceritakan tentang keresahan Iga Massardi tentang pergesekan antarpandangan di tengah masyarakat.

Kemudian dalam lagu terbarunya, ‘Guna Manusia’ tetap hadir dengan lirik yang mendalam setiap kalimatnya. Lagu ini sebagai gambaran dimana menceritakan tentang kondisi tanah yang semakin lama semakin turun. Kondisi yang mengkhawatirkan dari tanah ini membuat tanah semakin lama akan semakin tenggelam, namun nampaknya masyarakat belum menganggap serius masalah ini. Karena keresahan itulah, Gerald Situmorang (bassis) dan Marco Steffiano (drummer) memilih untuk memproduseri lagu ini.

Inspirasi lagu ini juga datang ketika Iga menyaksikan episode Mata Najwa yang membahas tentang permukaan pesisir DKI Jakarta. Dalam tayangan tersebut, Iga langsung menyadari bahwa benar adanya tanah tempat ia bertempat tinggal dan hidup semakin turun dan lama-lama akan tenggelam.

Lirik demi lirik tersaji dengan beragam kiasan yang memiliki banyak arti mendalam. Tentunya Iga Massardi dan Gerald Situmorang tetap konsisten dengan penggunaan bahasa Indonesia dalam lagunya. Energi yang diberikan dalam setiap lirik masih terasa bagi para penikmat lagu Barasuara atau yang lebih dikenal dengan sebutan Penunggang Badai. Dalam beberapa lirik, sangat tergambar pesan yang ingin disampaikan dalam lagu ini, seperti dalam lirik:

 

Mengarungi arah pusaran

Menangisi sisa lautan

Memanaskan daratan

Mencari guna manusia

 

Lirik ini menjadi lambang dari lagu ‘Guna Manusia’ dengan menunjukan bahwa daratan yang sudah semakin panas dan kondisinya semakin turun ini nantinya akan tenggelam oleh lautan. Pada intinya, lagu ini menggambarkan tentang perjalanan manusia di dunia yang tidak lain adalah untuk mencari guna mereka sebagai manusia, guna mereka sebagai penguasa alam semesta untuk menjaga dan melestarikannya.

Kemudian Barasuara juga akan merilis beberapa single lain diantaranya Seribu Racun, Masa Mesias Mesias, Tentukan Arah, Pikiran dan Perjalanan, dan Tirai Cahaya. Beberapa lagu ini akan rilis paling lambat bulan November dimana akan masuk ke album kedua Barasuara.

 

Penulis: Billy Dewanda

Editor: Hilel Hodawya

Sumber: cnnindonesia.com, style.tribunnews

Foto: cnnindonesia.com